Suara.com - Hidup Ayu Sinar Agustin, gadis berusia 23 tahun yang berprofesi sebagai pemandu karaoke di kompleks prostitusi Sunan Kuning, Semarang, Jawa Tengah, berakhir tragis. Ia ditemukan tewas di atas ranjang kamar, tanpa sehelai benang pun melekat di tubuh alias telanjang bulat.
Ayu ditemukan tewas pada hari Kamis (13/9) pekan lalu. Kematiannya menyisakan banyak misteri bagi yang mengenalnya.
Sebab, sehari-hari, perempuan asal Patebon, Kabupaten Kendal, Jateng itu dikenal pendiam, sopan, dan berparas cantik.
Ninin, begitu ia biasa disapa, ditemukan tewas di kamar tidur, wisma karaoke tempat dia bekerja, Mr Classic, Kampung Argorejo Gang 3 RT3/RW4, Kelurahan Kalibanteng Kulon, Kecamatan Semarang Barat, Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIB.
Ia ditemukan pekerja kebersihan di wisma itu, Nur, dalam kondisi tertelentang, tanpa busana, dan hanya tertutup selimut.
Selain tewas dalam kondisi tanpa busana, di sekeliling korban juga tercium bau bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.
Salah seorang pemilik wisma karaoke di Sunan Kuning, Sumi, mengaku terkejut setelah mendengar kematian Ninin yang secara mengenaskan. Padahal, selama ini korban dikenal cukup baik dan sopan.
“Saya sering ketemu anaknya [korban] kalau pagi. Kalau ketemu anaknya juga menyapa. Anaknya cantik dan gemati [sopan], pendiam,” tutur perempuan paroh baya asal Wonogiri itu saat berbincang dengan Semarangpos.com—jaringan Suara.com, Selasa (18/9/2018).
Senada juga diungkapkan koordinator keamanan kompleks Sunan Kuning, Ari Istiadi. Pria yang juga menjadi ketua lembaga swadaya masyarakat (LSM) Lentera Asa itu mengakui sempat bertemu Ninin sepekan yang lalu, sebelum kejadian.
Baca Juga: Ponsel Khusus Gaming Akan Susul Honor 9i di Indonesia
“Saat ketemu dia tidak tampak ada masalah. Dia juga sopan. Memang beberapa pekan terakhir dia tidak hadir dalam pelatihan keterampilan yang digelar di Balai RW 004,” ujar Ari.
Ari menambahkan, korban sudah bertahun-tahun bekerja di kompleks hiburan malam Sunan Kuning. Korban meninggalkan seorang anak perempuan yang masih kecil, yang tinggal di luar kompleks Sunan Kuning.
“Anaknya tidak tinggal di sini. Kayaknya tinggal di sekitar wilayah Kaligawe,” imbuh Ari.
Pelaku Berusia 16 Tahun
Polisi meringkus pelaku pembunuhan Ninin pada Sabtu (15/9) akhir pekan lalu. Kapolsek Semarang Barat Komisaris Donny Eko Listianto mengatakan, pelaku berinisial D, warga Babangkerep, Ngaliyan, Kota Semarang.
”Pelaku masih berusia 16 tahun,” kata Donny.
Berita Terkait
-
Pelayanan Tak Memuaskan, Bocah 16 Tahun Bunuh PSK Sunan Kuning
-
Harta Karun Kerajaan Tiongkok Kuno Ditemukan di Sawah Sugiyono
-
Gadis Karaoke Sunan Kuning Ditemukan Tewas Tanpa Busana
-
Ojek Online Ditolak Datang ke Kabupaten Pati, Jawa Tengah
-
Intip Tetangga Lagi Intim di Kasur, Sukirno Malah Jatuh ke Jurang
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas