Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali menyelidiki jaringan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA, Kerobokan, Kabupaten Badung. Sebelumnya kepolisian setempat menangkap dua tersangka berinisial MR dan SA yang menjadi kurir barang terlarang itu.
Kabag Bin Ops Ditresnarkoba Polda Bali, AKBP I Gede Sujana mengatakan berdasarkan keterangan tersangka MR dan SA ditangkap setelah menerima 200 butir pil ekstasi, dan sabu-sabu seberat 471,53 gram netto dari seseorang yang berada di dalam LP Kerobokan beberapa waktu lalu.
"Kedua tersangka mengaku mendapat sabu-sabu dan pil ekstasi dari seseorang bernama Kemas yang merupakan narapidana di LP Kerobokan yang diberikan kepada seseorang penghubung kepada kedua tersangka yang ditahan ini," katanya di Denpasar, Bali, Selasa (18/9/2018).
Tidak hanya itu, dari tangan kedua tersangka petugas berhasil mengamankan satu paket ganja seberat 72,8 gram netto, yang diakui tersangka didapat dari seseorang bernama Bogel yang berasal dari Malang, Jawa Timur.
"Saat ini kami masih memeriksa kedua tersangka ini terkait adanya keterlibatan narapidana di Lapas Kerobokan yang diduga menjadi bandar obat-obatan terlarang ini," katanya.
Terkait adanya dugaan keterlibatan sipir di LP Kerobokan dalam upaya keluar masuknya barang terlarang itu, Polda Bali masih mendalam terkait kasus ini, karena keterangan kedua tersangka mengambil barang terlarang itu dengan cara dilempar oleh seseorang narapidana ke dari LP Kerobokan menuju halaman kebun yang ada di luar Lapas.
"Sebelum barang terlarang ini dibuang, narkoba ini dibungkus dahulu dengan tas plastik. Yang jelas, kami akan melakukan pemeriksaan terhadap sipir dan meminta informasi lebih lanjut kepada Kalapas sesuai SOP," katanya.
Sebelumnya, kronologi penangkapan kedua tersangka dilakukan pada 14 September 2018, Pukul 12.30 WITA berdasarkan informasi masyarakat bahwa ada dua pria yang diduga terlibat tindak pidana narkoba.
Petugas yang sudah melakukan pengintaian, melihat kedua tersangka dengan gerak-gerik mencurigakan turun dari mobil Daihatsu Zenia hitam ketika parkir di depan LP Kerobokan, Jalan Tangkuban Prahu.
Baca Juga: KPK Minta Kemenkumham Serius Sikapi Penjara Mewah Setnov
Saat petugas terus memantau, melihat ada seseorang melempar sesuatu ke dalam mobil, kemudian mobil menuju Denpasar Timur. Saat itu, Tim Resnarkoba Polda Bali membuntu mobil tersebut yang masuk dan berhenti di Jalan Pidada VI Ubung, Denpasar.
Kemudian, petugas melihat seorang tersangka MR mengambil paket dan setelah digeledah petugas menemukan satu paket ganja, kemudian di dalam mobil ditemukan 200 butir ekstasi.
Selanjutnya, dari pengakuan tersangka MR petugas melakukan pengembangan di Jalan Kubu Asri, Denpasar Barat ditemukan sabu-sabu yang diakui tersangka MR merupakan milik Kemas yang diperintahkan mengambil di Jalan Raya Gilimanuk.
Kepada petugas, tersangka MR dijanjikan mendapat imbalan Rp50 ribu sekali menempel dan untuk penangkapan tersangka SA dilakukan setelah memasukkan ekstasi ke dalam mobil tersangka MR saat bertemu di depan LP Kerobokan.
Selanjutnya, kedua tersangka dan barang bukti diamankan ke Polda Bali untuk dilakukan proses sidik lebih lanjut. (Antara)
Berita Terkait
-
Nekat! kakek 66 Tahun Edarkan Sabu, Disembunyikan di Sepatu
-
Asisten Sempat Takut Jadi Saksi Meringankan Roro Fitria, Kenapa?
-
Hasil Tes Urine Ungkap Ozzy Albar Pemakai 3 Jenis Narkotika
-
Dikira Permen, 3 Bocah SD Telan Ekstasi Sisa Dugem Milik Ayahnya
-
Top 3 Berita Artis: Kabar Maia Beli Vila Rp 40 M Paling Hot
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur