Suara.com - Polri telah menyiapkan 452 personel untuk mengawal calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pilpres 2019.
Wakapolri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto mengatakan, jumlah personel tersebut sesuai Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan Keppres Nomor 31 Tahun 2004 tentang Pengamanan dan Pengawalan Capres – Cawapres.
"Sebanyak 452 personel dikerahkan. Mereka sudah diseleksi secara fisik dan lainnya, khusus untuk mengawal capres maupun cawapres,” kata Ari Dono dalam jumpa pers di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2018).
Setiap capres dan cawapres, kata dia, akan diberikan pasukan pengamanan sebanyak 37 personel.
"Tiap calon melekat sebanyak 37 orang terdiri ADC (ajudan pemimpin di kepolisian), kemudian walpri (pengawal pribadi), Pamatan (pengamanan dan pengamatan), kemudian Walatas (pengawalan lalu lintas). Nantinya kita siapkan melaksanakan kegiatan pengamanan kepada para calon 1×24 jam," jelasnya.
Selain itu, mantan Kepala Bareskrim Polri tersebut menjelaskan, calon presiden petahana Joko Widodo tetap akan mendapatkan pengamanan dari Paspampres.
"Jadi khusus capres petahana, Paspampres masih melekat, kecuali kalau presiden cuti,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam
-
Menghilang Usai OTT, KPK Buru Bupati dan Sekda Kuansing
-
Menekraf Teuku Riefky Harsya Dukung Jatim Media Summit 2026: Bangun Ekosistem Bersama
-
Mobil Jadi Instrumen Suap, KPK Sita Kendaraan Roda Empat dalam OTT di Kuansing