Suara.com - Anggota DPRD Partai Demokrat asal Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Oktavianus Holo bakal menjalani rehabilitasi setelah berstatus sebagai tersangka kasus kepemilikan narkoba jenis sabu. Alasan polisi merehabilitasi Oktavianus karena dianggap sebagai pengguna.
"Kemungkinan sih akan kita rehab karena kan statusnya dia pengguna bukan bandar," kata Kanit II Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Arif Oktora saat dihubungi Suara.com, Kamis (27/9/2018).
Arif mengatakan, keluarga juga sudah melayangkan permohonan kepada polisi agar Oktavianus direhab. Permintaan itu dilakukan saat keluarga menjenguk Oktavianus pada Rabu (26/9/2018) malam.
"Dari keluarga sih sudah minta biar direhab," kata dia.
Meski ada rencana Oktavianus akan direhab, polisi masih menunggu keputusan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat terkait proses assessment terhadap Oktavianus.
"Ya nanti kita lihat aja ya prosedurnya bagaimana. Kalau kejaksaan oke, ya kita assessment," tandas Arif.
Sebelumnya, polisi meringkus Oktavianus saat mengonsumsi sabu bersama seorang wanita berinisial HH (23) di salah satu hotel di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (24/9). Penangkapan ini bersamaan dengan agenda Oktavianus yang sedang berdinas menghadiri kegiatan yang digelar Kementerian Dalam Negeri.
Selain itu, polisi juga turut meringkus pelaku berinisial UR yang diduga berperan sebagai pemasok sabu yang dikonsumsi Oktavianus. Dari pengembang penyidikan, polisi juga telah meringkus bandar berinisial IY terkait kasus narkoba tersebut.
Baca Juga: Politisi Hanura Ngaku Diteror, Ruhut Paham Rekam Jejak Prabowo
Berita Terkait
-
Politikus Demokrat Oktavianus Nyabu Bareng Wanita Panggilan?
-
Keluarga Jenguk Oktavianus Setelah 3 Hari Mendekam di Penjara
-
Sabu Politikus Demokrat Oktavianus Berasal dari Bandar Eceran
-
Polisi Ringkus Bandar Sabu Politikus Demokrat Oktavianus Holo
-
Bertemu Wanita di Klub Malam, Oktavianus Langsung Ajak Nyabu
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Bukan Salah Orang Tuamu, Memang Negara Belum Mampu Beri Terbaik
-
Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo
-
Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?
-
Tok! Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pokok Perkara
-
Pakar: Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Salah Alamat, Ini Alasannya!
-
KPK Tetapkan Gus Yaqut Jadi Tersangka Kasis Kuota Haji, Maman PKB: Harus Diusut Tuntas
-
Soal Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Garin Nugroho Singgung Mental Kerdil Hadapi Kritik