Hanya ada penerangan kecil yang menyinari aparat kepolisian yang mengamankan tempat ini dari penjarahan maupun ancaman ambruknya pusat perbelanjaan modern berlantai empat itu.
Saat gempa seluruh material yang jatuh dari bangunan ini menimpa kendaraan yang terparkir di bawahnya. Belum diketahui jumlah pengunjung dan karyawan yang terjebak dalam gedung mal milik BUMD Kota Palu itu.
Dari Jalan Emi Saelan, perjalanan dilanjutkan ke Jalan Monginsidi. Jalan ini merupakan pusat niaga elektronik, otomotif, apotek, dan dokter praktik.
Jalan ini sering kali sesak oleh kendaraan yang parkir di tepi kiri dan kanan jalan. Namun, sejak gempa, jalanan ini lengang bahkan rumah toko ditinggal pergi pemilikya. Mereka mengungsi entah ke mana.
Setelah lima malam gelap gulita, memasuki malam keenam pascagempa aliran listrik ke jalan ini sudah masuk. Tiang-tiang lampu jalan mulai menyala. Kendaraan juga lalu lalang meski masih lengang.
Dari Jalan Monginsidi menuju pusat perbelanjaan Hasanuddin, pengendara akan melintasi bundaran hutan taman nasional. Dari sela-sela dedaunan cahaya di taman itu cahaya listrik mulai bersinar.
Sementara itu, di Kompleks Pertokoan Hasanuddin suasana kota mati masih sangat terasa. Ruas jalannya masih gelap demikian halnya jejeran toko belum ada penerangan listrik.
Namun, suasana itu sangat jauh berbeda dengan Gedung BNI Cabang Palu, yang masih dalam satu bagian dari pertokoan Hasanuddin.
Gedung BNI malam itu menyalakan seluruh lampu di luar gedung. ATM centernya ramai karena banyak warga yang antre setelah beberapa hari sebelumnya tidak ada pelayanan.
Baca Juga: Bank Mandiri Beri Keringanan pada Nasabah Korban Gempa di Sulteng
Di depan Gedung BNI terdapat pusat perbelanjaan modern Trans Mart yang diisi oleh manajemen Carrefur. Tempat perbelanjaan ini, menghidupkan mesin generatornya dan menyalakan sebagian lampu di dalam gedung.
Dari sinar lampu itu, kelihatan dari luar bahwa interior tempat belanja modern itu berserak. Terlihat kabel-kabel yang menggelantung tidak beraturan. Gedung ini tidak mengalami kerusakan berat sehingga masih kelihatan kokoh.
Bergeser sedikit ke arah timur, tampak ratusan kendaraan terparkir. Pemiliknya sedang berinternet di dalam area Telkom. Padahal suasana seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya saat Kota Palu dalam suasana normal.
Suasana gelap kembali dijumpai beberapa meter setelah kompleks Telkom. Kantor DPRD, Taman GOR, rumah jabatan gubernur, dan Hotel Santika masih gelap gulita.
Hotel Santika meski tidak roboh, dipastikan tidak dapat beroperasi lagi karena sebagian eksterior dan interiornya rusak parah. Bahkan beberapa dindingnya jebol.
Bangunan-bangunan penanda di pusat kota Jalan Moh Hatta ini sebelumnya menjadi nadi dari keindahan malam di Kota Palu, namun kini menjadi bisu. Pantas Kota Palu kini dijuluki banyak orang sebagai kota mati setelah gempa meluluhlantakkan ibu kota yang telah dibangun puluhan tahun itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing