Suara.com - Setelah Ratna Sarumpaet ditahan, Polisi mengisyaratkan akan ada calon tersangka lain terkait kasus penyebaran berita bohong alias hoaks. Polisi akan melakukan penyidikan lebih lanjut.
"Semua kemungkinan bisa terjadi (tersangka baru kasus hoaks)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono, Jumat (5/10/2018) malam.
Menurut Argo, adanya kemungkinan tersangka baru dalam kasus ini tergantung dari hasil pengembangan setelah polisi menetapkan Ratna sebagai tersangka
"Tergantung daripada nanti pengembangan kasus dari penyidik seperti apa," kata dia.
Namun, Argo belum bisa menyampaikan, ketika disinggung siapa pihak yang kemungkinan akan dimintai keterangan dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaef.
"Nanti ya (jadwal pemanggilan) kita belum dapatkan dari penyidik, nanti timelinenya seperti apa," kata dia.
Sebelumnya, polisi resmi menahan Ratna Sarumpaet setdlah diperiksa selama 1×24 jam atas kasus penyebaran hoax di medsos. Penahanan itu juga dilakukan setelah Ratna Sarumpaet dibekuk di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Kamis (4/10/2018) kemarin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'