Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku tak haus kekuasaan. Prabowo menyebut, alasan dirinya masih di politik karena dirinya tidak rela ketidakadilan berjalan terus di negara ini dan masih banyak rakyat yang masih miskin.
"Saya berkali-kali disindir dan diejek serta dituduh yang macam-macam, mereka mengatakan bahwa saya haus kekuasaan. Saya bertanya kepada diri saya sendiri apa benar seperti itu, kenapa saya masih di politik karena tidak rela keadilan terus berjalan terus di negara dan masih banyak rakyat yang miskin serta tidak rela segelintir orang di Jakarta mencuri kekayaan bangsa ini," tegasnya saat memberikan sambutan di Haul KH Abullah Syafi'ie di Ponpes As-Syafi'iyah Pulo Air Kabupaten Sukabumi, Jabar, Minggu.
Menurutnya, dirinya tetap berada di politik karena setiap kali datang ke suatu tempat di Indonesia, pandangan matanya selalu tergerak dan tidak bisa bersandiwara di depan rakyat serta berbicara yang normatif saja.
Karena memang keadaan yang ia lihat seperti kekayaan Indonesia dicuri dan diambil. Bahkan hasil dari keliling Indonesia selama 18 tahun ia tuangkan dalam buku. Sehingga jika dirinya diundang olah siapapun akan berbicara apa adanya.
Menurut Prabowo, ini dikarenakan sistem ekonomi yang dianut negara ini menggunakan sistem yang keliru atau salah. Sistem ekonomi ini bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa ini.
"Sistem ekonomi yang dibuat saat ini yang kaya hanya segelintir orang saja, serta sistem ekonomi membuat kekayaan Indonesia diambil keluar negeri. Sehingga orang seperti saya ini tidak disukai oleh elit, maka dari itu saya ingin menggugah rakyat agar sadar bahwa apabila kekayaan bangsa kita diambil terus suatu saat negara kita akan kolaps atau hancur," tambahnya.
Prabowo menyebutkan negara ibarat badan dan kekayaan bangsa ibarat darah. Jika darah diambil dari badan setiap harinya di ujungnya badan akan kolaps. Sama dengan bangsa Indonesia, jika kekayaan yang berlimpah ini diambil terus bagaimana ke depannya.
"Setiap kali saya berada di kalangan rakyat selalu merasakan getaran jiwa, hasrat dan pandangan mata memberi tahu kepada saya ada harapan besar dan kepercayaan kepada diri saya. Dan selalu berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar tidak mengecewakan harapan dan kepercayaan rakyat yang telah diberikan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Ini Arti Mimpi Melihat Orang Meningga Menurut Pandangan Psikologi dan Primbon Jawa
-
KPAI Pertanyakan Dapur MBG Belum Kantongi SLHS tapi Tetap Beroperasi
-
Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
-
Media Asing Sorot Penyakit Ini Melonjak karena Kebakaran Hutan Kalimantan
-
Stella Rissa hingga Auguste Soesastro, Ini Cara Desainer Indonesia Manfaatkan AI
-
Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar
-
Bitcoin Cs Lagi Lesu, Indeks CFX10 Jadi Merosot 1,56%
-
Kamera iPhone Duo Mirip iPhone 17e, tapi Punya Satu Keunggulan dari iPhone 17
-
Loris Capirossi Dinobatkan jadi Legenda MotoGP di Misano, Apa Prestasinya?
-
Tak Tepat Sasaran! BGN Coret 1.653 Sekolah Elite dari Program MBG