Suara.com - Indonesia mendapat apresiasi dari negara-negara ASEAN dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, terutama terkait keberhasilan pelaksanaan Asian Games 2018 di Palembang dan Jakarta. Hal tersebut disampaikan dalam pelaksanaan "the 14th Meeting of the Committee (COM-14) under the Conference of the Parties to the ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP)" dan "the 14th Conference of the Parties (COP-14) to the ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP)", atau yang biasa disebut COM-14 dan COP-14 Nay Pyj Taw, Myanmar.
Para delegasi anggota negara ASEAN me-review kembali pelaksanaan ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution (AATHP) dan menegaskan kembali komitmen mereka melalui upaya nasional bersama dan kerja sama regional untuk sepenuhnya dan efektif melaksanakan AATHP dan Roadmap on ASEAN Cooperation towards Transboundary Haze Pollution Control with Means of Implementation untuk mencapai Haze-Free ASEAN pada 2020.
Ketua Delegasi RI, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Ruanda Agung Sugardiman menyampaikan, Indonesia dengan upaya nasionalnya sendiri dan implementasi arahan presiden 2018, serta Plan of Action terkait pengendalian kebakaran hutan dan lahan, berhasil menurunkan hotspot pada 2018 jika dibandingkan 2015.
“Selain itu, Indonesia juga berhasil menyelenggarakan Asian Games pada Agustus - September 2018 di Jakarta dan Palembang, tanpa adanya kabut asap," tambah Ruanda.
Berita Terkait
-
ASEAN Harus Bersatu Lawan Tarif AS!
-
Libatkan Dunia Internasional, Personel TNI dan Polri Bakal Ditatar dan Diberi Pelatihan Cegah Pelanggaran HAM
-
Konsumsi Listrik Orang Indonesia Jauh Lebih Kecil Dibanding Negara-negara di Asean
-
Berperan Aktif di Dunia Internasional, Bea Cukai Tanda Tangani Kerja Sama dengan Belgian Customs
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam