Suara.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat resmi melepas 20 truk sampah milik DKI Jakarta. Sebanyak 20 truk sampah ini sempat dikandangkan, Rabu (17/10/2018) kemarin.
Pelapasan truk tersebut dilakukan sejak Kamis (18/10/2018) secara bertahap setelah fotokopi surat izin dilengkapi dengan lembaran asli dari instansi terkait seperti surat kir, SIM, surat jalan dan lainnya.
"Dari sekitar 20 unit truk sampah DKI yang kita setop kemarin, sebanyak 12 di antaranya kita tilang karena tidak dilengkapi dengan surat-surat izin," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana di Bekasi, Jumat (19/10/2018).
Yayan mengatakan, kendaraan tersebut awalnya dikandangkan di sekitar Hutan Kota Bekasi Jalan Jenderal Sudirman, Bekasi Selatan. Alasan tindakan itu karena tidak adanya keseriusan Pemprov DKI Jakarta atas perjanjian kerja sama pemanfaatan lahan di Kecamatan Bantargebang sebagai tempat pembuangan sampah warga DKI.
Namun demikian, Yayan menyambut positif niat dari Gubernur DKI Jakarta yang telah berkomitmen untuk segera mencairkan bantuan kompensasi TPST Bantargebang senilai Rp 194 miliar pada 2018.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya memastikan Pemprov DKI Jakarta sudah memberikan dana hibah ke Pemkot Bekasi senilai Rp 194 miliar.
"Kami ingin terus menjaga hubungan baik itu, sehingga kewajiban kita Alhamdulillah tertunaikan. Untuk 2018 sudah ditunaikan bulan per Mei nilainya Rp 194 miliar dan untuk 2019 kewajiban Rp 141 miliar," ujar Anies. (Antara)
Berita Terkait
-
Bicara Kasus Suap Meikarta, KPK Singgung Proyek Hambalang
-
Pasca Penangkapan Suap Meikarta, Pemkab Bekasi Ganti Kepala Dinas
-
Kisruh Sampah Jakarta, DPRD Bekasi akan Panggil Anies Baswedan
-
Kisruh Bantargebang, Anies Diajak Cek Tempat Sampah Warga Bekasi
-
Neneng Ditangkap KPK, Eka Supria Atmaja Jadi Plt Bupati Bekasi
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum