Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diajak ke Kota Bekasi untuk melihat tempat sampah warga di sana. Ajakan itu disampaikan Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata.
Ariyanto mengundang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menengok langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang yang menjadi tempat pembuangan sampah bagi warganya.
"Pak Anies sekali-sekali seharusnya datang, tengok warga Bantargebang, lihat pengelolaan sampah dan dampak lingkungan yang terjadi karena sampah warga DKI di sini," katanya di Bekasi, Kamis (18/10/2018).
Menurut dia, kerusakan lingkungan yang terjadi di tiga Kelurahan yakni Cikiwul, Sumurbatu dan Ciketingudik merupakan dampak dari limbah rumah tangga warga DKI yang dibuang ke lingkungan Kota Bekasi.
Ariyanto juga mempertanyakan keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam mengelola TPST Bantargebang yang sejak diberlakukan pengelolaan secara swadaya pada 2016 hingga sekarang justru mengalami kemunduran.
"Ini adalah masalah serius yang harus di kerjakan bersama. DKI sebagai pemilik lahan dan pengelola, namun lokasinya kan di Bekasi, di sana yang terdampak adalah warga Bekasi, bukan warga DKI," ujarnya.
Menurut Ariyanto, persoalan sampah di Bantargebang sudah sejak lama tidak pernah selesai akibat ketidakseriusan dalam pengelolaannya.
"Dulu pernah menggunakan sistem 'sanitary landfill' (gundukan tanah) setiap menumpuk, sampah dimasukkan ke lubang lalu ditutup tanah, sekarang hanya didiamkan saja, katanya.
Dikatakan Ariyanto, dari 41 janji Pemprov DKI terhadap sistem pengolahan sampah di Bantargebang, sebanyak 12 janji di antaranya hingga kini belum terpenuhi.
Baca Juga: Anies Minta Warga Miskin Wirausaha Biar Dapat Rumah DP 0 Rupiah
Janji tersebut di antaranya, penyediaan membran untuk kebutuhan "covering landfill", pemeliharaan prasarana dan sarana persampahan, melakukan audit lingkungan di sekitar TPST Bantargebang, menyusun dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), melaksanakan Analisa Dampak Lingkungan, dan membangun buffer zone atau penghijauan.
Selanjutnya, memperbaiki saluran air di TPST Bantargebang, penambahan sumur artesis dan pipanisasi untuk pemenuhan air bersih bagi warga sekitar, penurapan Kali Ciasem sepanjang 3 kilometer, membantu penyediaan obat-obatan bagi warga sekitar, membuat sumur pantau di sekitar TPST Bantargebang dan memberikan bantuan empat unit kendaraan operasional.
"Kami berharap Pak Gubernur DKI mau datang ke Bantargebang, karena belum sekalipun beliau hadir ke sana menengok kondisi pembuangan sampah warganya," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!