Suara.com - Polres Singkawang, Kalimantan Barat akan melakukan penyelidikan temuan jasad seorang lelaki diduga gantung diri di Gang Nelayan, Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Barat.
"Kami akan melakukan penyelidikan mengenai temuan mayat itu," kata Kapolres Singkawang AKBP Raymond M Masengi, di Singkawang, Sabtu (20/10).
Diketahui, korban lelaki yang ditemukan meninggal gantung diri bernama Kim Jan (40).
"Mayat korban pertama kali ditemukan Sdr YM saat terbangun dari tidur," ujarnya pula.
Saat YM terbangun dari tidur, melihat korban sudah tergantung di bawah ventilasi pintu ruang tamu dengan menggunakan tali rafia berwarna merah.
Atas temuan itu, YM memberitahukan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat Bong Bung Fui dan Bung Ko Phin (abang sepupu korban). Selanjutnya, ketiga saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, dan sekitar pukul 09.00 WIB polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan identifikasi terhadap korban.
"Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Abdul Azis Singkawang untuk dilakukan visum et repertum," katanya pula.
Dugaan sementara, korban gantung diri lantaran dalam keseharian korban tidak bekerja hanya menjaga dan merawat orang tua yang sakit stroke di rumah.
Selama ini, korban juga tidak memiliki riwayat penyakit serta tidak mempunyai masalah baik dalam keluarga maupun dengan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Sambil Video Call dengan Pacar, Siswi SMA Gantung Diri
"Tidak menutup kemungkinan bahwa korban selama ini mengalami depresi dengan kondisi ekonomi serta orang tua yang sakit, sehingga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri," katanya lagi.
Namun, untuk memastikan penyebab kematian korban, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Penyelidikan untuk mengetahui apa sebenarnya yang menyebabkan korban gantung diri," tukasnya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut
-
Bamsoet: Negara Bukan Dalang Teror Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
H-1 Lebaran, Loket Bus di Terminal Pulo Gebang Mulai Tutup
-
Korlantas Hentikan One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Agenda Lebaran Prabowo 2026: Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh