Suara.com - Siti Mudmainah, perempuan warga RT 14, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, ditemukan tewas menggantung.
Mahasiswi FKIP Universitas Batanghari berusia 23 tahun itu diduga bunuh diri gara-gara putus cinta, Rabu (26/9).
Berdasarkan informasi yang terhimpun Serujambi—jaringan Suara.com, Kamis (27/9/2018), Siti sempat mengobrol dengan temannya bernama Nur Azlin (20) melalui WhatsApp pada Selasa (25/9) malam sekitar pukul 19.30 WIB.
Dalam obrolan itu, Siti mengakui kepada Azlin bahwa dirinya diputus oleh sang pacar. Selang sehari, Rabu siang sekitar pukul 13.00 WIB, dua rekannya bernama Reva dan Andra menyambangi kontrakan korban.
Namun, sesampainya di sana, pintu rumah kontrakan korban terkunci. Karena merasa curiga, Andra meminta pertolong guna mendobrak pintu belakang rumah korban.
Setelah pintu terbuka, mereka dikejutkan oleh kondisi korban yang telah tergantung. Bagian leher Siti terlilit oleh tali jemuran. Saat ditemukan, korban mengenakan daster berwarna hijau dan dengan kondisi tewas.
Kanit Reskrim Polsekta Telanaipura Ipda Budi Suwarto membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, kejadian diketahui polisi sekitar pukul 13.20 WIB.
Mayat Siti telah divisum luar dan untuk visum dalam (outopsi) belum dapat dilakukan, karena menunggu kedatangan orang tua korban.
“Jenazah telah di evakuasi di kamar jenazah RSUD Raden Mattaher Jambi,” katanya.
Baca Juga: Jokowi Hadiri Rapimnas III PPP di Asrama Haji Pondok Gede
Berita ini kali pertama diterbitkan Serujambi.com dengan judul “Putus Cinta, Mahasiswi Unbari Tewas Gantung Diri Pakai Tali Jemuran”
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Terkini
-
Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta
-
Usut Kasus Pemerasan Sudewo Cs, KPK Panggil Plt Bupati Hingga Ketua KPU Pati
-
Lapangan Padel di Jakarta Wajib Pasang Peredam Suara, Jika Tidak Siap-Siap Kena Sanksi!
-
Ini Dia 36 Wartawan Pemenang Kompetisi Karya Jurnalistik Pupuk Indonesia Media Award 2025
-
Menteri PPPA Desak Pecat Anggota Brimob Penganiaya Anak hingga Tewas di Tual
-
Suara Rakyat Tertelan Ombak, Elite PAN Beberkan Bahaya Jika Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen
-
Pria Ngaku Polisi Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang, Reskrim dan Propam Polda Metro Turun Tangan
-
DPR Desak THR Dibayar 2 Pekan Lebih Awal, Ternyata Ini Alasannya!
-
Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi
-
57 Eks Pegawai KPK Berpeluang Kembali? Setyo Budianto Respons Putusan KIP Soal TWK