Suara.com - Entah apa yang merasuki Siti Mudmainah (23), warga RT 14, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi. Mahasiswi Universitas Batanghari (Unbari) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Bahasa Indonesia ini nekat mengakhiri hidupnya pada Rabu (26/9/2018) dengan cara gantung diri.
Diduga, aksi nekat mahasiswi cantik itu karena baru saja putus cinta dengan kekasihnya.
Dikutip dari Serujambi.com (jaringan Suara.com), dari informasi, pada Selasa (25/9/2018) sekitar pukul 19.30 WIB, korban chattingan via pesan Whatsapp kepada rekannya Nur Azlin (20). Kepada temannya, korban mengaku ingin bunuh diri karena baru putus cinta dari pacarnya.
Kemudian, pada hari Rabu (26/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB, Reva dan Andra yang merupakan rekan dari korban mendatangi rumah kontrakan yang ditempati korban. Namun sesampainya di sana, pintu rumah kontrakan korban terkunci.
Merasa curiga, Andra meminta tolong untuk mendobrak pintu belakang rumah korban. Saat pintu berhasil dibuka, mereka dikejutkan dengan kondisi korban yang telah tergantung dengan bagian leher terlilit oleh tali jemuran. Saat ditemukan korban mengenakan daster warna hijau dan dalam kondisi tewas.
Kanit Reskrim Polsekta Telanaipura, Ipda Budi Suwarto Rabu (26/9/2018) membenarkan atas kejadian tersebut. Ia mengatakan, kejadian diketahui sekitar pukul 13.20 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
8 Fakta Usai Jokowi Jalani Pemeriksaan di Mapolresta Solo Terkait Kasus Ijazah Palsu
-
Buntut Saling Sindir Purbaya-Trenggono, Analis Ingatkan Persepsi Publik Kabinet Tak Kompak
-
Demokrat Dukung Langkah 'Bersih-Bersih' Prabowo, Herman Khaeron: Pejabat Kotor Hambat Ekonomi
-
Bawa Nasi Tumpeng, Warga Pati Syukuran di KPK Usai Sudewo Ditahan
-
Giliran Ojol Jadi Korban Jalan Berlubang di Grogol, Pramono Anung Hingga Bina Marga Minta Maaf
-
Teguran Keras Jaksa Agung: Stop Euforia Mewah di Ulang Tahun Badan Pemulihan Aset Kejaksaan!
-
KCIC Gandeng Trip.com, Tiket Whoosh Kini Bisa Dipesan Secara Global
-
Pilot-Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Papua, KSAD Jenderal Maruli Tunggu Perintah Mabes TNI
-
Detik-detik Penangkapan 2 Warga Citayam Pencuri Kabel Kereta Api Bertegangan Tinggi
-
Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Pertaruhan Berbahaya, Amnesty Desak Tinjau Ulang