Suara.com - Lingkar Survei Indonesia (LSI) menyebut Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sulit mengejar elektabilitas pasangan Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin karena minus 3 M (Money, Momentum dan Media). Hal ini diakui oleh Cawapres Sandiaga Uno.
Sandiaga menjelaskan, dari kekurangan 3 M tersebut, hanya 2 M yang menurutnya sesuai dengan kondisi pada timnya. Sandiaga mengakui pihaknya sulit menghimpun dana.
"Dari 3 M itu money betul. Kita akui saja nggak usah terlalu, Prabowo-Sandiaga dhuafa. Prabowo Sandiaga mengalami kesulitan untuk menghimpun dana-dana," kata Sandiaga di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/8/2018).
Pengakuan Sandiaga itu berlandaskan posisi kubu Prabowo-Sandiaga yang bukan merupakan berasal dari kubu petahana. Bahkan dirinya bersyukur apabila ada sumbangan dana meskipun bernilai sangat kecil.
"Alhamdulilah tapi sekarang kita terima yang kecil-kecil usaha menengah mulai menaruh simpati ke Prabowo-Sandiaga. Mulai dari Rp 10 juta itu sangat membantu kita," kata Sandiaga.
Faktor M lainnya yakni media, ini pun diakui Sandiaga menjadi salah satu kelemahan di kubu Prabowo. Dia melihat, kubu Jokowi yang memiliki perusahaan media sehingga bisa mengcover sejumlah pemberitaan khusus untuk Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Malah ada media yang sudah tidak pernah mengcover kita lagi gitu. Kita berharap memang media bisa independen. Tapi media, kita nggak punya, betul itu," ucap dia.
Akan tetapi Sandiaga kurang sepakat apabila kubu Prabowo-Sandiaga tidak memiliki momentum dalam Pilpres 2019. Menurutnya, masyarakat malah sangat antusias dengan adanya kehadiran Prabowo-Sandiaga. Hal tersebut, kata dia, membuat keadaan di lapangan justru malah berbalik.
"Ketiga, momentum justru terbalik. Justru momentum ada di kita. Karena yang kita rasakan di masyarakat itu antusiasmenya luar biasa dan ini mulai ada efek bola salju. Karena keadaan di lapangan itu mulai berbalik. Dan momentum itu ada di kita," pungkasnya.
Baca Juga: Peneliti Ungkap Kemampuan Menghitung Gajah Asia Seperti Manusia
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung