Suara.com - Puluhan kaum milenial yang terdiri dari youtuber, blogger, dan vloger berbondong-bondong berkunjung ke kediaman calon presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018) malam. Mereka yang kebanyakan anak-anak muda ke kediaman Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu dalam rangka berdialog dan berdiskusi bersama membahas beberapa hal, salah satunya untuk mengenal sosok Prabowo.
Salah seorang youtuber bernama Jenda Mclover mengaku terkesan dengan sosok Prabowo Subianto yang jauh dari persepsi publik selama ini. Ia dengar bahwa Prabowo sangatlah galak, tetapi kenyataannya justru sebaliknya.
"Saya banyak dengar bahwa Pak Prabowo itu sosok yang galak, tapi tadi pas saya dan teman-teman lainnya bertemu dan berdialog ternyata pak Prabowo sangat ramah dan humoris. Itulah yang membuat kita nyaman berdialog dengan Pak Prabowo," kata Jenda.
Dalam keterangan tertulis, Prabowo berharap kepada kaum muda untuk lebih banyak belajar dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebab, saat ini adalah abad atau masa berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Jadi harapan saya kalian anak muda harus belajar, belajar, dan belajar, karena mereka yang tidak menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi itu pasti tersingkir," katanya.
Menurut dia, menang dan kalahnya bangsa itu diukur dari kemampuan bangsa memberi kepada rakyatnya peluang, jaminan, dan keamanan sehingga rakyat, terutama anak-anak muda bisa berkembang karena kalian yang akan mengambil alih masa depan bangsa Indonesia.
Prabowo juga berharap bahwa anak-anak muda jaman sekarang jangan hanya bermain gadget saja ketika bangun dari tidurnya, tetapi juga harus bisa membuat gadget, membuat produk teknologi untuk bisa bermanfaat bagi bangsa dan rakyat Indonesia.
"Kalau kalian bangun pagi itu pasti kalian bermain gadget. Jadi harapan saya kalian jangan hanya bisa bermain gadget saja tapi juga harus bisa membuat gadget. Jangan hanya bisa naik motor tapi harus bisa buat motor, jangan hanya naik mobil saja tetapi kalian harus bercita-cita dan bisa membuat mobil. Karena kalau tidak, kita bisa kalah dalam persaingan," katanya.
Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu juga menjelaskan, Negara-negara lain saat ini sudah berlomba-lomba mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu jika anak-anak muda Indonesia tidak bisa mengembangkan produk teknologi, maka bangsa kita akan kalah jauh berkembang dari bangsa lain.
Baca Juga: Prabowo - Sandiaga Bisa Rebut Suara Kaum Terpelajar, Caranya?
"Iptek mereka sudah jauh sekali berkembang. Jadi belajarlah dengan sangat keras sehingga kalian bisa menghadapi tantangan yang begitu berat ini. Kita butuh anak anak muda yang terampil sehingga kalian bisa bersaing dengan bangsa bangsa lain," kata Prabowo. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless