Tetapi ada yang berbeda pekan kemarin, cerita Septi, tepatnya pada 24 Oktober 2018. Haska membuka bahasan di grup untuk mengajak belajar Apiseta. Aplikasi yang memudahkan pemeriksa dalam menyusun kertas kerja pemeriksaan.
Haska mengajarkan tutorial langkah demi langkahnya kepada anggota grup. Bahkan Haska sampai mengundang Yusni, inisiator aplikasi ini, ke dalam grup mereka untuk ikut membantu. "Grup yang biasanya penuh guyonan receh hari itu, jadi penuh diskusi bernas," kata Septi.
Septi mengingat kalimat Haska yang terngiang sampai saat ini ketika Haska memperkenalkan Yusni di grup percakapan itu, "Pak Yusni, mungkin sedikit pak yang aktif malam ini, tapi Insyaallah akan bermanfaat buat yang lain karena jejak diskusinya akan selalu tertinggal di grup ini."
Bagi Septi, kebaikan-kebaikan Haska akan selalu meninggalkan jejak tertinggal untuk mereka, anggota grup pemeriksa pajak.
Septi mendoakan semoga ilmu bermanfaat yang dibagikan Haska akan menjadi penambah pahala yang terus mengalir baginya.
Buku Puisi
Purnama Luki Cidayanti berpendapat yang sama tentang Haska. Menurut Luki, Haska adalah orang yang mudah bergaul, beradaptasi dengan cepat di tempat baru, pintar, dan kreatif.
"Haska adalah seorang pembelajar cepat. Semua hal baru bisa dipelajarinya tanpa ada kesulitan," ujar Luki.
Tentang kekreatifannya ini Haska memang tergabung dalam sebuah grup percakapan bernama Grup Otak Kanan DJP.
Baca Juga: MotoGP Malaysia, Marquez : Kami Masih Punya Target 2 Gelar Lagi
Grup ini mengumpulkan pegawai-pegawai DJP dari seluruh nusantara yang mampu berkreasi dan memproduksi konten-konten kehumasan DJP seperti infografis, foto, dan video.
Di mata Luki, Haska seorang yang memiliki wawasan luas. Hal ini terlihat dengan kecintaannya membaca dan mempelajari sesuatu, entah dari buku, video, artikel di koran, atau laman daring.
"Membaca statusnya di media sosial atau melihat foto-foto yang diambilnya selalu penuh makna," kata Luki.
Pernah suatu saat Luki mendatangi meja Haska. Di sana, Luki melihat buku puisi Sapardi Djoko Damono yang berjudul “Hujan Bulan Juni”.
"Bahkan menurutku, Haska adalah seorang yang puitis dan berjiwa seni," tambah Luki.
Haska tak segan-segan membagi ilmu dan bermacam-macam hal kepada teman-temannya. Jika ia diajak diskusi atau ditanya tentang sesuatu, Haska akan memberi lebih.
"Ketika aku tanya sesuatu tentang cara mengerjakan suatu pekerjaan, dengan senang hati Haska langsung mengajariku. Ia memberi materi dengan membagi link-link terkait atau video-video tutorial yang dapat membantuku," kenang Luki.
Waktu ada pengumuman promosi sebagai fungsional pemeriksa pajak di Pangkalpinang, Haska sempat bilang, "Alhamdulillah ya Mbak aku di Pangkalpinang, tak jauh dari Jakarta. Aku bisa pulang tiap minggu menengok anak-anak. Tiket pesawat juga murah."
Air mata Luki menetes ketika mendengar kabar kecelakaan pesawat itu. Luki yang sekarang menjadi Kepala Subbagian Umum dan Kepatuhan Internal, KPP Pratama Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, bisa ikut merasakan bagaimana perjuangan Haska yang rela terpisah dengan keluarga karena suatu pekerjaan.
Haska menjadi bagian dari ribuan pegawai DJP yang bertugas di tempat jauh. Mereka menyemai, memelihara, memupuk rindu, dan memanennya pada saat mereka kembali kepada keluarga.
"Hanya doa yang bisa kupanjatkan untukmu, Haska. Semoga segala amalanmu diterima Allah dan engkau diberikan tempat yang terbaik disisi-Nya," pungkas Luki.
"Kami menjadi saksimu, wahai orang baik" kutipan tulisan Riza Almanfalutfi, salah seorang rekan Haska, yang menulis tulisan panjangnya di laman media sosial miliknya.
Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul “JT-610 Tinggal Landas, Haska Berbekal Tamat Satu Juz Alquran”
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas