Suara.com - Jannatun Cintya Dewi (24) merupakan korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 pertama yang jasadnya berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Kepala Pusat Inafis Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Hudi Suryanto mengatakan dalam identifikasi jenazah Jannatun Cintya Dewi, pihaknya menemukan cincin emas di jari tengah tangan kanan. Temuan cincin emas tersebut kata Hudi, setelah pihaknya mencocokkan data yang ada di ante mortem dengan jenazah korban.
"Data sekunder kita temukan jari tengah tangan kanan ada cincin emas dan kita cocokkan keterangan ante mortem sama kebiasaan pakai cincin emas di tangan kanan," ujar Hudi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (31/11/2018) malam.
Jannatun Cintya Dewi teridentifikasi berdasarkan lima jari di tangan kanannya. Sidik jari Jannatun Cintya Dewi teridentifikasi setelah tim DVI menelusuri dan mencocokkan sidik jari jenazah dengan sidik jari yang ada di database KTP elektronik.
"Kami yakini ini satu tubuh sehingga identifikasi lebih mudah. Kami memiliki peralatan yang berhubungan dengan data tunggal e-KTP. Lewat tadi itu kita ambil sidik jari dan muncul identitas seperti ini seorang perempuan. Untuk memastikan identitas yang keluar dari alat kami ini, sesuai dengan sidik jari yang bersangkutan," ucap dia.
Tak hanya itu, Tim DVI juga membandingkan sidik jari jenazah untuk memastikan keakuratan data.
"Kita dapat kelingking lebih baik. Sidik jari kami bandingkan. Bila ada kesamaan dari 2 sidik jari ada 12 titik persamaan saja itu sudah dipastikan identik. Meski itu di satu jari manusia. Seandainya telunjuk yang bisa di identifikasi itu berarti identik. Di jenazah ini kami temukan 13 titik persamaan, sehingga dapat kami yakini ini adalah identitas yang bersangkutan dan identik. Artinya sidik jari mayat dan e-KTP sudah sama," kata dia.
Selain itu, pihaknya juga memiliki data pembanding yang dikumpulkan dari pihak keluarga yakni foto ijazah dan foto saat korban melakukan swafoto.
Namun kata Hudi, sidik jari yang terlihat foto ijazah Jannatun Cintya Dewi tak bisa dicocokan karena menggunakan tangan kiri.
Baca Juga: Jenazah Jannatun Cyntia Dewi Ditemukan Tak Utuh
"Kami juga miliki data pembanding yang dikumpulkan dari pihak keluarga, foto ijazah, ini kami perbandingkan. Kemudian tengah photo dari e-KTP dan pinggir foto dari ijazah dimana ada sidik jari hanya sayang sidik jari sebelah kiri," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Ancaman Perang Timur Tengah, DPR Desak Travel Jamin Keamanan dan Kepulangan Jamaah Umrah