Suara.com - Naning tak kuasa lagi meluapkan air mata tak kala melihat lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang ditumpangi anaknya Deryl Fida Febrianto (22). Deryl menjadi salah satu penumpang pesawat nahas tersebut yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10).
Sambil berlinangan air mata, Naning menjelaskann kepergian Deryl dengan mengenakan pesawat Lion Air PK-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang untuk memenuhi panggilan kerja di suatu perusahaan pelayaran. Dia pun mengaku sempat bermimpi sehari sebelum anaknya berangkat keluar kota dengan menumpang burung besi tersebut.
Dalam mimpinya itu, Naninng melihat anak pertamanya itu sedang tertidur lelap dengan mengenakan pakaian serba putih dan bercahaya seperti diterangi cahaya bulan. Awalnya, Naning mengira mimpinya itu merupakan firasat baik kalau anaknya akan diterima kerja di perusahaan pelayaran.
"Waktu mimpi anaknya (Deryl) pakai baju putih bersih gitu ganteng, terus kaya diterangi bulan gitu. Tak kirain, oh anak ini mungkin diterima di perusahaan pelayaran itu. Enggak tahunya kejadian kayak gini," tutur Naning di KRI Banda Aceh saat melihat lokasi jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018).
Naning mengungkapkan Deryl memang memiliki cita-cita menjadi seorang pelayar. Beberapa kali, kata Naning Deryl sempat gagal saat mencoba masuk sekolah pelayaran.
Nemun kekinian, saat anaknya mendapatkan kesempatan untuk bekerja di perusahaan pelayaran kejadian jatuhnya pesawat nahas justru menenggelamkan cita-cita anaknya itu.
"Dia dari dulu kepingin layar, sudah berapa kali daftar gagal terus sekolah di pelayaran itu," ungkapnya.
Naning kemudian kembali menitihkan air matanya. Dia lagi-lagi teringat pesan terakhir anaknya sebelum hendak berangkat ke Pangkal Pinang untuk memenuhi panggilan kerja.
Sehari sebelum keberangkatan, Deryl berjanji akan membahagiakan ibundanya.
Baca Juga: Beda Nasib Dua Pasangan Indonesia di Fuzhou China Open 2018
"Sebelum berangkat anaknya pesan sama saya, Mak nanti tak bahagiain," tuturnya sambil terisak.
Meski merasa terpukul atas insiden tersebut, Naning akan mengaku telah mengikhlaskan kepergian Deryl. Dia juga berharap, pemerintah bisa menemukan Deryl meski dalam kondisi sudah tak bernyawa.
"Kalau saya ikhlas, benar ikhlas. Tapi saya ingat dengan pesan-pesannya, yaitu mau layar seterusnya juga. enggak tahu kalau kayak gini," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis di Lokasi Jatuhnya Lion Air
-
Cara Kabasarnas Tenangkan Keluarga Korban Sebelum Doa Bersama
-
Masuk ke Ruang Otopsi Potongan Jenazah Korban Lion Air JT 610
-
Di Atas KRI 592 Banjarmasin, Keluarga Korban Lion Air Berdoa
-
Hari Ini As Roda sampai Kulit Lion Air JT 610 Dievakuasi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat