Suara.com - Keriuhan acara Drama Kolosal Surabaya Membara yang digelar pada Jumat (11/9/2018) malam berubah menjadi bencana. Hal itu dikarenakan adanya insiden jatuhnya beberapa penonton yang sedang menonton di pinggir jembatan kereta api mendadak jatuh.
Saat ini, ada dua penonton yang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Menurut saksi mata, Rohman Hakim, bahwa kebanyakan korban adalah penonton yang melihat di atas viaduk.
"Banyak yang jatuh dari atas (menunjuk viaduk, peelintasan Kereta Api). Kejadian saat kereta api lewat," ujar Hakim.
Menurut Hakim, cukup banyak korban yang diatas. Dan kebanyakan mereka jatuh dari viaduk.
"Sekitar 8 orang jatuh dari atas, mereka berdesakan karena ada kereta api lewat," imbuhnya.
Selain itu, beberapa korban terlindas oleh kereta api. "Ada yang terlindas oleh kereta," pungkasnya.
Sementara, Ketua Panitia, M. Taufik 'Monyong' Hidayat mengaku sudah menghimbau para penonton untuk turun dari viaduk.
"Menurut saya dilokasi kendali kita, sebelumnya kami persiapkan dijalan Pahlawan. Kami sempat menghimbau penonton untuk turun," ungkap Taufik Monyong.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Horor Drama Kolosal Surabaya, Penonton Tewas Terlindas Kereta
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional