Suara.com - Sosok pembunuh bernama Haris Simamora ternyata sudah tidak asing lagi bagi para tetangga Diperum Nainggolan. Pasalnya, Haris kerap dilihat warga sekitar saat menyambangi rumah korban.
Topik, pemilik warung kopi bahkan sempat melihat Haris di rumah Nainggolan pada Minggu mampir ke toko sembako yang dijaga Diperum.
"Iya. hari minggu setengah 7 pagi saat saya mau beli gas," ujarnya saat ditemui, Jumat (16/11/2018).
Lebih lanjut, Topik melihat Haris sedang memakai sepatu dan berpakaian rapih. Topik beranggapan Haris ketika itu ingin bersiap pergi ke gereja.
"Saya ngeliat dia sedang memakai sepatu dan pakaiannya rapi. Kayanya dia mau ke gereja," katanya.
Namun, Topik tak melihat persis apakah Haris pergi menggunakan kendaraan atau berjalan kaki. Pertemuan itu merupakan terakhir kali, Topik melihat Haris di sekitaran rumah Diperum.
"Hari Senin saya ga lihat lagi," tutupnya.
Sebelumnya, polisi telah menetapkan Haris sebagai tersangka terkait kasus telah ditetapkan keluarga Diperum Nainggolan alias Gaban. Aksi pembunuhan itu terjadi di rumah korban diJalan Bojong Nangka, 2, RT 2, RW 7, Pondok Melati, Pondok Gede, Bekasi pada Selasa (12/11/2018).
Empat orang tewas dalam kondisi mengenaskan diantaranya Diperum Nainggolan, Maya Ambarita dan dua orang anaknya yang bernama Sarah Nainggolan dan Arya Nainggolan.
Baca Juga: Benarkah Syahrini Tega Nikung Luna Maya?
Berita Terkait
-
Dengar Jeritan Keluarga Gaban, Nining: Merinding, Tak Bisa Tidur
-
Gaban Tak Pernah Marah Bila Penghuni Kontrakan Menunggak Sewa
-
Polisi Belum Temukan Linggis yang Digunakan Haris Simamora
-
Alasan Kerap Dimarahi, Haris Bantai Keluarga Gaban dengan Linggis
-
HS, Pembunuh Sekeluarga di Bekasi Positif Jadi Tersangka
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara