Suara.com - N Idah Hamidah (65), tampaknya harus mengubur impian untuk berangkat umrah ke tanah suci, Mekah, Arab Saudi. Impiannya untuk menjalankan haji kecil itu bersama anaknya bernama alias Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi harus kandas. Sebab, Dufi sudah lebih dahulu mendahuluinya menghadap sang pencipta.
Hamidah mengaku sudah dijanjikan akan diberangkatkan umrah oleh korban.
"Saya itu mau ngurus ijin paspor. Kan saya mau Umrah bareng dia. Dia itu ingin ngajak saya Umrah," kata Hamidah saat ditemui di panti asuhan Alkhairiah, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (19/11/2018).
Agar bisa mendapatkan rezeki, Dufi kerap meminta doa restu dari ibunda. Diketahui, Dufi semasa hidup bekerja sebagai freelance sales di TV Muhammadiyah (TvMU). Kepada anaknya itu, Hamidah pun mendoakan agar Dufi bisa berlimpah rezeki agar bisa terus membiaya sekolah ke enam anaknya.
"Saya mau ada proyek nih bu mau ada orderan nih banyak doain ya bu biar lancar. Saya bilang biar uangnya banyak ya biar bisa sekolahin anak," jelasnya.
Kenangan itu yang hingga kini masih terus diingat Hamidah dari anak kelimanya itu. Kini, Hamidah pun harus pasrah mendapati anaknya ditemukan tewas dalam keadaan mengenaskan.
Sebelumnya, Dufi ditemukan tewas di dalam tong sampah di kawasan Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Minggu sekitar pukul 06.30 WIB. Jasad mantan wartawan di beberapa media nasional itu ditemukan dalam posisi tangan dan kaki terikat dengan lakban. Mobil Toyota Kijang Inova yang dibawa korban pun hilang bersama harta benda dan kartu identitasnya.
Sampai saat ini, polisi masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan ini. Pihak keluarga berharap kepolisian dapat secepatnya mengungkap kasus pembunuhan ini.
Baca Juga: Gerindra Targetkan Fit & Proper Test Wagub DKI Rampung Akhir 2018
Berita Terkait
-
Pesan Memilukan Dufi Kepada Ibunda: Doain Bu, Biar Uangnya Banyak
-
Ditemukan di Tong Sampah, Ada Luka Menganga dan Baju Dufi Sobek
-
Ditemukan Tewas dalam Drum, Dufi Tinggalkan 6 Anak Masih Kecil
-
Tewas dalam Tong Sampah, Dufi 10 Tahun Jadi Wartawan
-
Kisah Pilu Eks Wartawan Tewas Dalam Drum, Pinjam Duit Rp 116 Juta
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek