Suara.com - Ilmuwan Prof Wayan Suparta membenarkan pernyataan paslon capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang menyebut Jakarta akan tenggelam pada 2025.
Menurut Wayan, dengan kondisi Jakarta yang terus mengalami penurunan tanah maka dapat dipastikan Jakarta akan tenggelam pada 2025.
Wayan mengatakan, jika kecepatan penurunan permukaan tanah di Jakarta mencapai 20 hingga 25 sentimeter per tahun ditambah dengan faktor eksternal seperti perubahan iklim, maka dapat dipastikan Jakarta akan tenggelam. Pasalnya, permukaan tanah di Jakarta akan lebih rendah dari permukaan air laut.
"Jadi dengan adanya perubahan iklim dan penggalian tanah, memang betul kemungkinan 2025 Jakarta akan tenggelam digenangi air," kata Wayan kepada Suara.com, Senin (26/11/2018).
Meski demikian, Wayan menegaskan tidak seluruh wilayah Jakarta yang akan tenggelam pada 2025. Wayan memprediksi hanya wilayah Jakarta Utara saja yang akan digenangi air.
Pasalnya, wilayah utara Jakarta yang berada di tepi pantai sangat memungkinkan terjadi intrusi air laut. Terlebih perubahan iklim yang terjadi cukup ekstrem menyebabkan permukaan air laut meningkat sementara permukaan tanah di wilayah utara terus mengalami penurunan.
"Bukan seluruhnya, tapi hanya di bagian utara. Tapi itu belum sampai lah ke keseluruhan Jakarta. Bukan tenggelam seperti Monas hanya kelihatan pucuknya saja, bukan," tegas Wayan.
Ilmuwan lulusan doktoral bidang elektronika di Universiti Kebangsaan Malaysia yang telah berhasil meraih gelar profesor ini menjelaskan, dari hasil penelitian diketahui jenis tanah di Jakarta merupakan tanah aluvial atau tanah endapan. Jenis tanah ini memiliki karakteristik yang sulit untuk menyerap air.
Belum lagi, saat ini warga Jakarta gencar melakukan penggalian tanah guna menyedot air tanah dalam. Sehingga, cadangan air di dalam habis dan menyebabkan permukaan tanah amblas.
Kondisi penurunan tanah yang berakibat pada tenggelamnya Jakarta pun akan diperparah jika pemerintah setempat tidak segera melakukan tindakan. Bukan tidak mungkin, pernyataan Prabowo yang menyebutkan Jakarta tenggelam akan benar-benar menjadi kenyataan.
"Kalau tidak ada usaha sama sekali dari pemerintah kemudian penggalian sumur terus menerus dilakukan, betul itu wilayah Jakarta Utara akan tenggelam," pungkas Wayan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas