Suara.com - Sejak ditangkap dan ditahan, Kamis (4/10/2018), Ratna Sarumpaet, tersangka kasus penyebaran berita bohong atau kasus hoaks, banyak menghabiskan waktu untuk membaca buku agama. Ratna juga jadi lebih banyak berbaur dengan tahanan lainnya.
Dirtahti Polda Metro Jaya AKBP Barnabas menjelaskan kedua anak Ratna Sarumpaet yaitu Atiqah Hasiholan dan Fatom juga jadi lebih sering menjenguk Ratna. Mereka datang bergantian pada hari Senin dan Kamis datang untuk menjenguk sang ibunda.
"Dia lebih sering baca buku ya, terutama buku tentang agama. Anak-anaknya kalau datang jenguk sering membawakan buku untuk beliau," kata Barnabas di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (28/11).
"Ya mereka juga sering, terutama yang Fatom itu ya, mereka bawain juga beras merah sama obat-obatan untuk Ibunya," lanjut Barnabas.
Selama ditahan itu, Ratna Sarumpaet pun tak nafsu makan. Bahkan kondisi Ratna Sarumpaet sempat drop atau menurun.
Hanya saja, Ratna dalam kondisi sehat. Meski kesehatannya menurun dalam beberapa minggu lalu lantaran pola makan yang tak teratur.
"Baik ya, kondisinya sekarang baik sehat. Tidak seperti beberapa minggu lalu yang sempat ngedrop karena dia kan tidak mau makan. Kemarin sempat tidak ada nafsu makan," kata Barnabas.
Berita Terkait
-
Sebulan Lebih Ditahan, Ratna Sarumpaet Ngedrop dan Tak Mau Makan
-
Hoaks Ratna Sarumpaet, Rocky Gerung Diperiksa Pekan Depan
-
Diperiksa Singkat, Pengacara: Bu Nanik Bingung Mau Ngomong Apa
-
Pengacara Nanik: Polisi Masih Gali Soal Foto Wajah Bonyok Ratna
-
Lengkapi Berkas Kasus Ratna, Nanik Kembali Digarap Polisi
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Nestl Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi, Dukung Upaya Pencegahan Stunting
-
Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah
-
NATO Retak: Trump Ngambek Spanyol Ogah Bantu Perang Lawan Iran
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang