Suara.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menambah personel guna melayani dan mengantisipasi aksi Reuni 212 di sekitar Masjid Istiqlal dan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat.
"PT KCI tetap melayani masyarakat dengan penambahan personel," kata VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (1/12) malam.
Eva menyebutkan, PT KCI mengerahkan tiga kali personel dibanding hari biasa guna membantu para pengguna dan menjaga suasana tetap kondusif karena berpotensi terjadi kepadatan penumpang pada sejumlah stasiun yang diperkirakan akan menjadi pusat naik dan turun penumpang.
"Sebagai contoh Untuk Stasiun Juanda dan Gondangdia PT KCI memperkuat petugas layanan pengguna (passenger service) dari empat orang menjadi sepuluh orang di Stasiun Juanda dan Gondangdia," ujar Eva seperti dilansir Antara.
Petugas kesehatan pada kedua stasiun tersebut juga ditambah dari dua petugas menjadi enam personl, sementara personel keamanan di Stasiun Juanda, Gondangdia, dan Tanahabang dilipatgandakan dari yang biasanya ditugaskan sekitar 12-14 petugas ditambah hingga menjadi 20-45 petugas.
Eva juga menginformasikan KRL Jabodetabek tetap beroperasi normal dengan 936 perjalanan KRL sesuai hari biasanya.
Eva memberitahukan bagi para pengguna yang akan mengikuti rangkaian acara tersebut dihimbau untuk menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) dan kartu uang elektronik dari bank yang telah bekerja sama dengan KCI untuk menghindari antrian di loket.
Sementara bagi pengguna yang tetap menggunakan Tiket Harian Berjaminan (THB) dihimbau untuk menggunakan Tiket Harian Berjaminan Pulang Pergi (THB PP) lantaran pengguna tiket harian tidak perlu mengantri untuk isi ulang relasi ketika akan kembali menggunakan KRL untuk perjalanan pulang.
"Hanya saja pada saat akan kembali stasiun yang akan digunakan harus sama dengan stasiun yang tercatat pada relasi tiket sebagai contoh untuk THB PP relasi Stasiun Bogor-Stasiun Juanda maka saat akan kembali pulang menuju Bogor pengguna harus tetap naik KRL melalui Stasiun Juanda," ungkap Eva.
Baca Juga: Padati Monas, Peserta Reuni 212 Sempat Tahajud Berjamaah
Untuk mengatasi antrian pengguna yang masih menggunakan tiket harian pada sejumlah stasiun yang berdekatan dengan titik keramaian PT KCI menyiapkan tambahan perangkat loket mobile dan petugas untuk melengkapi perangkat yang rutin sehari-hari tersedia di stasiun.
Seperti di Stasiun Juanda diungkapkan Eva, PT KCI menyediakan sembilan unit perangkat loket mobile tambahan sementara di Stasiun Gondangdia diperkuat dengan enam perangkat loket mobil.
Pantauan PT KCI pada sejumlah stasiun keberangkatan seperti Bogor, Cilebut, Citayam, Bekasi, dan Tangerangsl, Sabtu malam, sekelompok masyarakat yang akan mengikuti kegiatan disekitar Monas dan Masjid Istiqlal terlihat sudah mulai berangkat menuju lokasi kegiatan melalui Stasiun Gondangdia dan Juanda.
Eva mengimbau pengguna jasa KRL menjaga kenyamanan bersama, tetap tertib, dan tidak membawa barang yang dilarang, atau melewati dimensi ukuran barang bawaan yang diizinkan seperti bambu dan sejenisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG