Suara.com - Peristiwa longsor terjadi di Jalan Raya Bandung-Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Akibat bencana longsor itu, jalur tersebut tak bisa dilintasi kendaraan pada Selasa (4/11/2018).
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Rizky Adi Saputro mengatakan, jalan utama lintas selatan Bandung-Garut itu akan ditutup sementara karena masih tertimbun material longsor.
"Masih proses pembersihan jalan dari timbunan tanah, dan belum bisa dilewati kendaraan," kata Rizky.
Menurutnya, saat ini petugas dengan dibantu alat berat sedang berupaya mengevauasi material dari dampak longsor yang menutup badan jalan tersebut.
"Sementara sedang dilakukan normalisasi jalan dengan menggunakan alat berat," katanya.
Ia menyampaikan, longsoran tanah sawah terjadi di Jalan Raya Cisewu-Rancabuaya, Blok Puncak Kamerang, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu.
Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Garut itu, kata dia, menjadi salah satu penyebab kawasan pesawahan longsor, lalu material longsor itu menimbun badan jalan setinggi 2 meter dan panjang sekitar 15 meter.
Sementara itu, jalur Cisewu sejak memasuki musim hujan sudah beberapa kali terjadi longsor. Jalur tersebut juga diketahui merupakan kawasan rawan longsor.
Pemerintah daerah telah menyiagakan kendaraan alat berat di jalur selatan Garut untuk digunakan apabila terjadi longsor menimbun jalan maupun bangunan. (Antara).
Baca Juga: Penembakan di Trans Papua, Polisi Siapkan Peti Mati dan Mobil Jenazah
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor
-
Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
-
Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum
-
Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal
-
Keluarga Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 M, Soroti Tak Ada Ambulans usai Lexi Jatuh dari Lantai 6
-
Komdigi dan Universitas Brawijaya Bangun Sistem AI Pendukung Sekolah Rakyat
-
Geger Kelompok Society of Saint Pius X Angkat 4 Uskup Tanpa Persetujuan Paus Leo, Siapa Mereka?
-
Prabowo Puji Peran Polri Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG
-
Usulan Pilkada Lewat DPRD Kandas? Golkar Respons Putusan MK
-
Pesawat Tabrak Menara di Beijing, Pemerintah China Sibuk Sensor Peristiwa Itu