Suara.com - Kebakaran yang melanda kampus Universitas Darul Ulum atau Undar Jombang, Jawa Timur bukan hanya menghanguskan gedung lantai 2 dan 3. Namun juga ratusan ijazah dan skripsi ikut ludes terbakar. Hingga saat ini belum diketahui penyebab kebakaran hebat tersebut.
"Ada ratusan ijazah yang tersimpan di kantor FKIP ikut terbakar. Selain itu juga terdapat ratusan skripsi milik mahasiswa yang terbakar," kata Suhudi, mantan Dekan FKIP Undar, seperti diwartakan Beritajatim.com, Selasa (4/12/2018).
Suhudi menduga, api pertama kali muncul di ruangan FKIP. Kemudian menjalar ke beberapa ruangan lainnya. Bahkan api juga merembet ke lantai 3. Sedikitnya tujuh ruangan di dua lantai, yakni lantai 2 dan 3 gedung Advance Lecturing habis dilalap sijago merah.
"Total kerugian kami perkirakan mencapai Rp 10 miliar, karena banyak alat elektronik disana, ada LCD 10 buah, komputer, berkas, ijazah ada seratusan lebih yang belum diambil mulai dari tahun 2009 sampai 2017," jelas Suhudi.
Diketahui, gedung Advance Lecturing lantai 1 dan 2 kampus Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang, Jawa Timur luluh lantak diamuk si jago merah pada Senin (3/12/2018) malam. Sebelum porak poranda, gedung tersebut kokoh mentereng.
Mengutip laman Beritajatim.com, gedung tersebut dibangun sekitar tahun 1980-an. Letaknya berada di lapis kedua bagian depan atau setelah aula. Dari gedung itulah manajemen kampus yang berdiri pada 1965 tersebut dijalankan.
Namun demikian, polisi belum berani memastikan apa penyebab kebakaran tersebut.
"Kita masih melakukan penyelidikan. Termasuk sudah memeriksa sejumlah saksi," kata Kabag Ops Polres Jombang, Kompol Khusen Hidayat di lokasi kejadian.
Khusen menjelaskan, dalam penyelidikan tersebut pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Polda Jatim. Karena tim labfor (laboratorium forensik) yang diterjunkan adalah dari Polda.
Baca Juga: Pekerja Ditembaki, Proyek Jembatan Trans Papua Dihentikan Sementara
"Namun kita belum bisa memastikan kapan tim labfor turun ke lokasi. Bisa besok, bisa juga lusa," ujarnya.
Berita Terkait
-
Polisi Selidiki Kebakaran Kampus Megah Universitas Darul Ulum Jombang
-
Ruang Kuliah Fisipol dan FKIP Undar Hangus Dilalap Si Jago Merah
-
Tergiur Janji Manis Waria, Siti Lemas Kehilangan Duit Jutaan
-
Kemenhan: Tak Ada Korban Jiwa di Kebakaran Ruang Sauna
-
Dipicu Korsleting, Kebakaran Ruang Sauna Kemenhan Rugi Rp 1,5 M
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta
-
Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya
-
Apa Tugas Ombudsman? Ketua Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi
-
Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu
-
Menaker Dorong Itjen Bertransformasi: dari Pencari Temuan Menjadi Mitra Pencegah Risiko
-
Berapa Gaji Ketua Ombudsman? Baru Dilantik Seminggu, Kini Jadi Tersangka Korupsi
-
Polda Metro Jaya Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi untuk 3 Tersangka, Ini Alasannya
-
Menaker: Serikat Pekerja Adalah Mitra, Bukan Lawan Perusahaan
-
Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027
-
Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme