Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengklaim elektabilitasnya bersama Calon Presiden Prabowo Subianto sudah mencapai 40 persen. Presentase itu diperoleh melalui survei yang dilakukan oleh tim internal.
Sandiaga mengungkapkan kalau survei internal itu sudah diterapkan sejak dirinya bertarung di Pemilihan Gubernur DKI 2017 lalu sebagai Wakil Gubernur. Saat masa kampanye kala itu, Sandiaga selalu mengungkapkan kalau elektabilitas dirinya bersama Anies Baswedan lebih unggul ketimbang lawan-lawannya.
Meskipun berbeda dengan hasil survei lainnya, namun ungkapan Sandiaga terbukti di akhir pemilihan.
"Survei itu bukan untuk dipublikasikan bukan untuk dibagi-bagikan tapi untuk BPN sendiri menerapkan strategi-strategi, alhamdulillah kita sudah capai 40 persen," kata Sandiaga di kawasan Ciledug, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (8/12/2018) malam.
Meski elektabilitasnya mengalami kenaikan, tak membuat Sandiaga kemudian optimis penuh bisa melampaui elektabilitas Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin.
Namun Sandiaga memastikan akan terus bekerja keras di sisa masa kampanyenya agar dapat mengejar ketertinggalan.
"Ini perlu kita syukuri tapi kita masih jauh tertinggal kita masih kejar kita masih punya 130 hari lagi, kita yakin bisa menangkap aspirasi masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sandiaga: Ulama di Sekeliling Saya Mengeluh Jadi Target Kriminalisasi
-
DPR Berkinerja Buruk Tak Digaji, Sandiaga: Tak Berkeringat Jangan Dibayar
-
Yakin Elektabilitas Capai 1000 Persen, Ini Penjelasan Maruf Amin
-
Sandiaga Uno Klarifikasi Maksud Prabowo Ngamuk ke Media
-
Sandiaga Uno Prihatin Jokowi Terus Diserang Isu PKI
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan