Suara.com - Pemerintah Kota Padang tengah gencar melakukan razia tempat hiburan malam guna meminimalisir perbuatan yang melanggar norma agama serta penyimpangan perilaku LGBT.
Selain melakukan razia, Pemkot Padang juga akan melakukan rukyah kepada para pelaku dengan harapan para pelaku tak terjerumus lagi ke perilaku menyimpang.
"Jadi di samping pembinaan, mereka yang melakukan maksiat dan LGBT juga dilakukan rukyah, karena mereka disinyalir berada dalam pengaruh setan," Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah.
Mahyeldi menuturkan, Pemkot Padang bersama Forkopimda telah melakukan studi komparatif ke Pemprov DKI dan Pemkot Surabaya untuk mempelajari bagaimana cara daerah tersebut menutup tempat-tempat maksiat.
Ia pun berharap agar seluruh ASN, Forkopimda, Ninik Mamak, Alim Ulama dan masyarakat, terus mendukung kinerja Pemkot Padang dalam memberantas pekat dan LGBT.
"Memberantas maksiat dan LGBT juga tanggung jawab bersama. Jadi, mari kita bersinergi agar pemberantasan LGBT di Kota Padang ini bisa maksimal, karena ini sudah menjadi komitmen kita bersama," tuturnya.
Berita ini kali pertama dimuat Klikpositif.com jaringan Suara.com dengan judul "Pemko Padang akan Bentuk Tim Rukyah untuk LGBT"
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati