Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto sudah melakukan pemetaan untuk menentukkan indeks kerawanan Pemilu di setiap daerah. Wiranto mengatakan Papua merupakan salah satu daerah yang masuk indeks kerawanan Pemiliu 2019.
"Kami sudah lakukan survei untuk tentukan indeks kerawanan pemilu. Di semua daerah, termasuk Papua," ujar Wiranto usai menghadiri Rapat Koordinasi Bawaslu, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/12/2018).
Pernyataan Wiranto menyusul insiden penembakan yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka kepada pekerja PT Istaka Karya saat membangun jalur Trans Papua pada Minggu (2/12/2018) lalu.
Menurut Wiranto, indeks kerawanan pemilu sudah disurvei pada enam bulan sebelumnya. Pemerintah, kata Wiranto, juga sudah membuat grafik daerah-daerah yang masuk indeks kerawanan Pemilu.
"Dan indeks kerawanan pemilu itu enam bulan sebelumnya sudah kita survei dan kota sudah buat grafik dan matrik sehingga masih ada waktu untuk kota menekan kerawanan-kerawanan di tiap daerah," ucap Wiranto.
Wiranto berharap jelang Pemilu 2019, pemerintah sudah bisa mengeliminasi daerah-daerah yang masuk indeks kerawanan pemilu termasuk Papua.
"Yang kita harapkan pada jelang hari H pemilu kerawanan itu sudah netral, sudah bisa kita eliminasi termasuk Papua. Walau sekarang ada perkembangan baru dan ini kita masukan dalam indeks kerawanan lagi. Nanti kita tekan lagi, jadi intinya adalah semua pemangku kepentingan akan terus sinergi gimana agar kerawanan pemilu di 2019 sukses," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Bupati Mojokerto Berangkatkan 30 Siswa Sekolah Rakyat ke Kediri untuk Tahun Ajaran 2026/2027
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Menhut Raja Juli Soal Inpres Gajah: 9 Menteri Wajib Jaga Habitat Nona Seroja dan Bang Domang
-
Legislator PDIP Tegaskan RUU Perampasan Aset Jalan Terus: Kita Geber Sampai Sah!
-
Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas