Suara.com - Mike Lewis menyaksikan langsung saat Richard Muljadi, cucu konglomerat Kartini Muljadi, berkelahi dengan polisi yang juga Mantan Kapolres Depok, Kombes Herry Heryawan di Vong Kitchen, SCBD, Jakarta Selatan. Kejadian itu terjadi sebelum Richard Muljadi ditangkap karena menyimpan kokain, 22 September 2018 lalu.
Mike Lewis menceritakan kejadian di sidang kepemilikan kokain Richard Muljadi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (11/12/2018).
"Saya bisa lihat dari belakang. Ada yang berantem. Teriak teriak, bukan pukul pukulan," terangnya.
Mike Lewis mengatakan keributan tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Mike Lewis bahkan sempat mendengar teriakan orang berkata "Get Out !!" yang diyakini sebagau suara Herry.
"Cuma saya dengar orang bilang get out, get out," jelas Mike kepada Hakim Chris Nugroho.
"Siapa yang bilang get out?" tanya Hakim Chris Nugroho.
"Mas Herry. Setahu saya, dia orang polisi," bebernya.
Pertikaian itu berlangsung beberapa menit. Beberapa orang pun sempat melerai Herry dan Richard dalam kerubutan tersebut.
"Yang saya liat temennya Herry dan temennya Richard kemudian pisahkan mereka. Di meja Herry banyak orang," ujarnya.
Baca Juga: Mike Lewis Bersaksi, Richard Muljadi Menatap Tajam dan Mengangguk
Perlu diketahui, dari informasi yang dihimpun Suara.com, Herry Heryawan diketahui secara kebetulan berada di Vong Kitchen dengan beberapa kerabatnya. Saat sedang berada di Vong Kitchen, Herry mencurigai gerak gerik Richard karena dinilai kurang sopan di dalam kafe.
Atas dasar kecurigaan, Herry pun sempat mengikuti Richard saat sang konglomerat muda itu masuk ke salah satu bilik di dalam toilet. Saat itu pula Herry mendapati Richard dalam kondisi telah memakai kokain dari dalan toitlet.
Hal itu diketahui Herry dari bekas serbuk kokain yang menempel di telepon genggam milik Richard. Telepon genggam tersebut diambil oleh Herry untuk dijadiakan barang bukti.
Dengan segera, Herry menghunungi tim Resmob dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk segera mengamankan Richard beserta barang bukti. Dari tragedi penangkapan tersebut lah Richard ditetapkan sebagai tersangka dan sampai saat ini menjadi terdakwa.
Berita Terkait
-
Mike Lewis Bersaksi, Richard Muljadi Menatap Tajam dan Mengangguk
-
Kesaksian Mike Lewis: Richard Muljadi Have Fun di Vong Kitchen
-
Mike Lewis Ungkap Pertemuan Terakhir Sebelum Richard Muljadi Ditangkap
-
Isu Kasih Kokain, Mike Lewis Kenal Richard Muljadi Sudah 5 Tahun
-
Gaya Pakaiannya Dinilai Tak Sopan, Mike Lewis Ditegur Hakim
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Situasi Memanas: Otoritas UEA Tutup Ruang Udara, Ini Imbauan Khusus Bagi WNI di Abu Dhabi!
-
Teheran Tak Lagi Aman, Warga Iran Panik Usai Serangan ASIsrael: Kami Akan Mati di Sini
-
Sekjen PBB Desak AS-Israel Hentikan Serangan ke Iran, Risiko Perang Regional Sangat Nyata
-
Angkat Tema Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat, PLN Journalist Awards 2025 Apresiasi 18 Karya