Suara.com - Tiga orang remaja hanyut di Kali Cilemahabang, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/12/2018).
Kanit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Iptu Jefri menyampaikan kejadian itu terjadi saat para korban saat menumpangi sebuah kedebon pisang yang dijadikan perahu rakitan untuk menyeberang sungai.
"Kondisi air kali memang sedang kencang. Diduga ketiganya tergelincir dan terbawa arus," kata Jefry kepada wartawan.
Dari hasil pemeriksaan, peristiwa hanyut itu terjadi setelah Feri (19), Alfin (16) dan Dede (20) selesai memancing ikan. "Ketiga korban merupakan saling kenal," jelasnya.
Setelah mendapatkan kabar adanya warga yang hanyut, petugas langsung mendatangi kali tersebut. Dari hasil pencarian, Feri ditemukan sudah tak bernyawa. Sedangkan Alfin bisa dievakuasi dengan selamat.
Hanya Ade yang keberadaannya belum diketahui. Petugas SAR masih melakukan pencarian korban yang masih dinyatakan hilang. Jefri mengaku proses pencarian sempat terganggu karena hujan masih melanda Kabupaten Bekasi.
"Sudah satu orang yang meninggal, dan satu lagi hidup saat ditemukan. Tapi satu orang lagi masih proses pencarian," kata dia.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: Homestay Pesta Seks di Sleman Gaet Pelanggan Pakai WA
Berita Terkait
-
Mulai 2019, Bekasi Batasi Penggunaan Plastik di Mal dan Supermarket
-
Didukung PCNU dan Ulama Bekasi, Ma'ruf: Saat Kampanye Tak Boleh Hoaks
-
Adik Vicky Prasetyo Dibacok Begal hingga Bersimbah Darah
-
Polisi Ringkus Remaja Trio Begal Sadis di Bekasi
-
Sempat Buron, Pencuri Besi Proyek Jalan Tol Jakarta - Cikampek Dibekuk
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak