Suara.com - Penangkapan Iwan Hutapea dan istrinya, Suci Ramdani di sebuah rumah kontrakan di Gang Laskar, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat pada Kamis (13/12/2018) menjadi tontonan warga sekitar.
Lusi, seorang warga menceritakan detik-detik ketika pasangan suami-istri itu dibekuk polisi lantaran dianggap terlibat kasus pengeroyokan anggota TNI. Menurut perempuan berusia 53 tahun itu, rumah kontrakan tersebut disantroni polisi berpakaian preman sekitar pukul 14.30 WIB.
Dari keterangannya, total polisi yang menangkap Iwan dan Suci berjumlah 10 orang.
"Mereka (polisi berpakaian preman) bilang dari Polda Metro Jaya," kata Lusi saat ditemui Suara.com, Jumat (14/12/2018).
Lusi mengaku tak melihat secara persis situasi di dalam rumah saat petugas masuk ke dalam rumah kontrakan tersebut. Namun, soerang warga bernama Pujo menyebutkan jika kondisi pasutri itu diborgol di bagian kedua tangannya.
"Saya lihat Keduanya digiring petugas dengan tangan terborgol," ucap Pujo.
Setelah dilakukan interogasi, petugas lalu menggelandang Iwan dan Suci ke dalam mobil
"Tidak lama kemudian SR (Sri Ramdani) dan IH (Iwan Hutapea) dibawa keluar lalu masuk kedalam mobil," kata dia.
Terkait kasus pengeroyokan terhadap anggota TNI, polisi telah menetapkan lima tersangka. Mereka adalah Iwan, Suci, Agus Priyantara (32), Herianto Panjaitan (30), Iwan Hutapea (33) dan Depi (35). Kini, kelima tersangka telah mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Konser Super Junior di BSD Diprotes, Warga Dibuat Sangat Kesal
Sebelumnya, anggota TNI Angkatan Laut (AL) bernama Kapten Komarudin (47) menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa oknum tukang parkir di depan Toko Arundina, Ciracas, Jakarta Timur pada Senin (10/12/2018) sekitar pukul 15.40 WIB.
Setelah ada aksi pengeroyokan itu, Markas Polsek Ciracas didatangi massa yang berjumlah 100 orang lebih pada Selasa (11/12/2018) malam. Mereka melakukan perusakan dan pembakaran terhadap kantor polisi tersebut. Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widartono turut dikeroyok massa. Aksi penyerangan itu diduga karena massa tak puas atas penanganan kasus pengeroyokan anggota TNI yang sempat ditangani Polsek Ciracas.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya