Suara.com - Seorang lelaki yang belum diketahui identitasnya ditemukan roboh di trotoar, Jalan Pandanaranan, Boyolali, Jawa Tengah dengan kondisi terluka parah di bagian perut, Sabtu (15/12/2018) dini hari. Saat ditemukan warga, kondisi korban yang mengalami luka robek di perut itu sampai terlihat ususnya terburai keluar.
Korban pertama kali ditemukan seorang pedagang bernama Aribowo (28) yang berjualan di sekitar lokasi. Diduga korban yang terluka itu adalah seorang gelandangan.
Saat mendekati korban, Ari sangat terkejut karena melihat perut korban sudah robek hingga sebagian ususnya terburai. Terkait penemuan korban, Ari kemudian melaporkan kepada RT setempat dan dilanjutkan ke kantor polisi.
Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto mengatakan, jika korban meninggal dunia setelah dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang (RSUDPA) Boyolali.
"Saat akan di bawa ke RSUD [RSUDPA Boyolali] ternyata kondisi nadinya ada tanda kehidupan namun lemah. Dan saat sampai di RSUD korban akhirnya meninggal dunia," kata Willy seperti diberitakan Solopos.com--jaringan Suara.com.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tewasnya korban di trotoar jalan.
Diketahui, kasus serupa juga pernah terjadi di pinggir jalan yang sama pada Agustus lalu. Seorang laki-laki tanpa indentitas ditemukan dalam kondisi usus terburai di teras swalayan Galaxy, Sunggingan, Boyolali Kota, Sabtu (25/8/2018).
Tidak diketahui penyebab kejadian itu karena laki-laki yang diperkirakan berusia 45 tahun itu tidak dapat diajak berkomunikasi. Diduga, korban ini juga seorang gelandangan. Selain mengalami luka di bagian perut, laki-laki yang saat itu masih hidup itu juga mengalami luka di bagian kepala sebelah kanan.
Baca Juga: Jokowi Dapat Gelar Adat, SBY Pilih Batalkan Kunjungan ke LAM Riau
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap Perusak Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru
-
Usai Diantar Jenguk Anak di RS, Perempuan Ini Nyaris Diperkosa Buruh
-
Jadi Bos Maling, Ibu-ibu di Jambi Sudah Curi 15 Motor
-
Berharap Anaknya Jadi PNS, Jono Malah Ditipu Lelaki Pengangguran
-
Polisi Bantah Tersangka Curanmor Meninggal di Ruang Penyidik Polresta Depok
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini
-
Momen Pramono Tertawa Lepas di Rakornas, Terpikat Kelakar Prabowo Soal '2029 Terserah'
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku