Suara.com - Bondet alias bom ikan meledak di rumah Muhlas, lelaki berusia 50 tahun warga Dusun Karanganom, Blok Tenggir, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Muhlas tewas dalam kejadian tersebut.
Kapolres Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (11/12) malam di rumah Muhlas yang dikenal sebagai perajin petasan.
"Kejadiannya Selasa malam. Terdengar suara ledakan keras sekitar pukul tujuh dari rumah korban," kata Kusworo dalam konferensi pers, Rabu (12/12/2018), seperti dilaporkan Beritajatim.com.
Ia menjelaskan, saat itu Muhlas sedang sendirian di rumah mengerjakan pesanan petasan untuk hajatan. Sementara istri dan anaknya sedang membantu perayaan pernikahan tetangga.
Muhlas meninggal dunia dalam keadaan mengenaskan. "Kami menemukan 15 mercon sulut berdiameter dua sentimeter, dan satu buah bondet berdiameter tiga sentimeter, " kata Kusworo.
Sejumlah saksi mengatakan, Muhlas memang terbiasa membuat bondet yang selain dipakai untuk menangkap ikan, juga sebagai petasan dalam hajatan. Produksi bondet terutama dilakukan saat hari raya atau saat ada lamaran pernikahan.
"Keluarga korban keberatan dilakukan autopsi dan telah membuat pernyataan bahwa hal ini murki kecelakaan," kata Kusworo.
Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul "Bondet Meledak, Tubuh Hancur"
Baca Juga: Ini Sederet Tantangan Perempuan yang Melemahkan Ketahanan Keluarga
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan