Suara.com - Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah optimistis penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018 mencapai 87 persen. Dengan demikian, angka tersebut dapat melampaui pencapaian tahun 2017 yang menembus 85 persen dari total APBD Rp 71,8 triliun.
Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) saefullah mengatakan hingga saat ini penyerapan APBD Tahun Anggaran 2018 sudah mencapai 87 persen dari total alokasi sebesar Rp 83,26 triliun.
"Kami sangat optimistis, hingga batas akhir tahun serapan dapat mencapai 87 persen. Melebihi pencapaian di tahun 2017," ujar Saefullah di Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Senin (17/12/2018).
Saefullah mengatakan saat ini sejumlah proyek pembangunan masih terus berlangsung.
Selain itu, Saefullah menyebut pihak ketiga atau kontraktor banyak yang belum melakukan penagihan.
"Kami pastikan seluruh proses penggunaan anggaran dilakukan sesuai dengan prosedur dan aturan. Selain itu, progres penyerapan anggaran terus kami pantau hari demi hari," tuturnya.
Berita Terkait
-
Berstandar Eropa, Pengolahan Sampah ITF Akan Dibangun di 4 Lokasi Jakarta
-
Serapan Anggaran Rendah, Anies Percepat Lelang Proyek di APBD 2019
-
RAPBD DKI Jakarta 2019 Defisit sampai Rp 16 Triliun
-
Sekda DKI Semprot Wali Kota Jakbar yang Tak Mau Urusi Premanisme
-
Silpa Capai Rp 12 Triliun, Pemprov DKI Tunggu Hasil Audit BPK
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim