Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno tak menyangka mendapatkan sumbangan dari penarik becak bernama Sogol, di Ponorogo. Saking terharunya, Sandiaga pun tak sungkan memeluk pria tersebut.
Peristiwa itu terjadi saat Sandiaga mengunjungi Pasar Songgolangit, Ponorogo, Jumat (21/12/2018). Dalam agenda blusukannya itu, Sandiaga dicegat oleh Sogol di tengah-tengah kerumunan warga yang didominasi emak-emak.
Saat berhasil mencegat Sandiaga, Sogol menyodorkan kardus yang isinya adalag lembaran uang nominal Rp 2 ribu dan Rp 5 ribu. Sogol menjelaskan kalau uang tersebut merupakan hasil urunan dari para penarik becak di Ponorogo sebagai simbol dukungan politinya kepada Sandiaga yang berpasangan dengan Capres Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
"Terima sumbangan kami Pak. Sekarang semuanya serba sulit, kami rasakan langsung pak. Makin susah. Ngebecak aja sekarang sepi. Kami mau perbaiki nasib kami. Semoga Pak Sandi bisa memperbaiki nasib para penarik becak kabupaten Ponorogo,” kata Sogol.
Bentuk dukungan para tukang becak di Ponorogo tidak hanya sebatas urunan dana untuk membantu logistik kampanye Prabowo - Sandiaga. Sebelumnya, penarik becak itu pun sudah mendeklarasikan dukungan ke pesaing dari pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin. Mereka bertekad untuk menjadi salah satu motor penggerak dukungan di Ponorogo.
Melihat adanya dukungan dari para penarik becak itu lantas membuat Sandiaga terharu. Enggan melihat jumlah sumbangan yang diberikan oleh Sogol beserta para penarik becak lainnya.
“Saya terharu mendapatkan sumbangan ini. Saya tidak melihat nilainya. Tapi apa yang dilakukan Pak Sogol dan para tukang becak Ponorogo menyisihkan hasil pendapatannya ini sangat luar biasa. Jujur saya terharu dan tersentuh,” ujar Sandiaga.
Sandiaga pun berjanji jika terpilih menjadi Wakil Presiden periode 2019-2024, dirinya yakin akan menstabilkan harga-harga bahan pokok dan menciptakan lapangan pekerjaan.
“Termasuk memberikan solusi pada Pak Sogol yang mengeluhkan makin sepi penumpang yang menaiki becaknya. Sampaikan pada seluruh tetangga, kawan, saudara sahabat, Prabowo Sandi akan menggerakkan ekonomi rakyat,” pungkasnya.
Baca Juga: Jadi Destinasi Liburan, Pengunjung Antusias ke FamGoFest
Berita Terkait
-
Kenakan Sarung Hijau, Sandiaga Kunjungi Pengurus Pesantren di Kediri
-
Dengar Curhat, Sandiaga Terenyuh Terus Peluk Maruf
-
Prabowo - Sandiaga Punya Pelatih Debat Pilpres 2019
-
Jika Kalah Pilpres, Sandiaga Uno Kembali Jadi Wagub DKI Jakarta?
-
Maruf Amin: Penahanan Habib Bahar Smith Bukan Kriminalisasi Ulama
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
-
Bantah Tak Kooperatif, Legislator Bekasi Nyumarno Sambangi KPK: Undangan Tak Sampai ke Alamat KTP