Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan 50 unit bus untuk warga Jakarta yang hendak pulang ke kampung halaman. Penyediaan bus gratis ini untuk memfasilitasi warga yang ingin menghabiskan Libur Natal dan Tahun Baru di kampung halaman.
Dalam acara yang bertajuk " Mudik Bareng Guyub Rukun Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 Bersama Kemenhub dan Jasa Raharja" menyediakan bus dengan tujuan ke beberapa daerah di Pulau Jawa.
"50 Bus ini untuk perjalana ke Solo, Semarang, Jogja, Boyolali, Malang," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (22/12/2018).
Dirjen Kementerian Perhubungan Darat, Budi Setiadi mengatakan, dengan puluhan bus gratis itu, ribuan penumpang bisa mudik gratis hari ini. DI mana Solo menjadi daerah dengan tujuan mayoritas.
"50 bis ada 2.500 penumpang yang kita angkut hari ini. Paling banyak ke Solo," kata Setiadi.
Sebelum bisa mudik bareng gratis, ribuan calon pemudik itu sebelumnya terlebih dahulu mendaftar ke Jasa Raharja. Kemudian, dari dilanjutkan dan dilepas oleh Kementerian Perhubungan.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Jasa Raharja, kita akan tingkatkan ini menjadi suatu konektifitas yang baik. Pada saat lebaran kita akan buat suatu mudik yang baik," imbuh Setiadi.
Berita Terkait
-
Agenda Jakarta Hari Ini, Konser Musik Kumari hingga Bazaar Big Bang
-
Krisdayanti dan Keluarga Pilih Rayakan Malam Tahun Baru di Bali
-
Gubernur BI: Akhir Tahun Wajar Kalau Harga Bahan Pokok Naik
-
Proyek Tol Layang Jakarta-Cikampek Berhenti Sementara Selama Libur Natal
-
85 Ribu Kendaraan Diprediksi Bakal Lintasi Tol Cikampek Saat Mudik Natal
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum
-
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?
-
Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru
-
Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?
-
Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit
-
Hindari Macet JogjaSolo, Ratusan Pemudik Pilih Jalur Sawah di Purwomartani Menuju Tol
-
DPR Soroti Rencana WFH ASN: Desain Kebijakan Harus Matang, Jangan Ganggu Layanan Publik
-
Kata-kata Terakhir Menara Pengawas Sebelum Pesawat Air Canada Tabrak Truk: 2 Pilot Tewas
-
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Terungkap dari Istri Noel, Transparansi KPK Disorot
-
Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ahmad Sahroni Ingatkan KPK: Jangan Sampai Kabur dan Cederai Institusi