Suara.com - Memasuki libur Natal dan Tahun Baru, kondisi arus lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak, di Simpang Pos Polisi Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami kemacetan panjang.
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama mengatakan, kemacetan panjang terjadi sejak Sabtu (22/12/2018) pagi pukul 06.00 WIB dari KM 43 Tol Jagorawi hingga Simpang Pos Polisi Gadog atau sepanjang 5 kilometer.
"Volume kendaraan sudah meningkat sejak pagi tadi sampai sekarang. Ini terjadi karena kawasan Puncak masih menjadi tempat favorit wisata saat libur panjang seperti ini," kata Hasby.
Tidak hanya itu, adapula simpul-simpul kemacetan di sepanjang Jalur Puncak di antaranya Simpang Pasir Muncang, Simpang Pasir Angin, Simpang Mega Mendung, Simpang Taman Wisata Matahari, Simpang Taman Safari, dan Simpang Warung Kaleng.
Untuk mengurai kemacetan panjang itu, pihaknya memberlakukan sistem satu arah (oneway) dari arah Jakarta menuju kawasan Puncak lebih awal dari jadwal biasanya yaitu mulai pukul 07.30 WIB.
"Tadi kita sudah lakukan satu arah ke atas (Puncak) lebih awal karena volume kendaraan terus meningkat. Satu arah ini kita lakukan sampai pukul 11.00 WIB namun sifatnya situasional," jelas Hasby.
Hasby pun mengimbau agar masyarakat yang hendak menuju Cianjur dan sekitarnya untuk menggunakan jalur alternatif via Jonggol maupun Sukabumi.
"Imbauan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari Bogor menuju Cianjur untuk menggunakan jalur alternatif melalui jalur Jonggol Cileungsi dan Cibubur dengan jarak 86 kilometer," imbuhnya.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Mau ke Puncak Bogor Hari Ini, Siaplah Berdesakan dengan 12.274 Kendaraan
-
Kemenhub Gandeng Jasa Raharja Lepas 2.500 Pemudik
-
Agenda Jakarta Hari Ini, Konser Musik Kumari hingga Bazaar Big Bang
-
Krisdayanti dan Keluarga Pilih Rayakan Malam Tahun Baru di Bali
-
Gubernur BI: Akhir Tahun Wajar Kalau Harga Bahan Pokok Naik
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli