Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan bandara Syukuran Aminuddin Amir di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Dalam kesempatan ini, Jokowi juga sekaligus meresmikan empat bandara lainnya.
"Pada sore hari ini kita meresmikan 5 bandara, baik yang baru dibangun, maupun yang dibangun hanya terminalnya, maupun yang diperpanjang 'runway-nya'," kata Jokowi di bandara Syukuran Aminuddin Amir, Kecamatan Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah, Minggu (23/12/2018).
Bandara Syukuran Aminuddin Amir awalnya bernama Bubung yang berarti sumur. Pada 2008, nama bandara berganti menjadi Syukuran Aminuddin Amir yang dipetik dari nama Raja Banggai yang terakhir.
"Kita semua berharap agar pembangunan ini betul-betul dapat memudahkan, kita pergi ke manapaun mempercepat dan memudahkan meingirim bahan logistik ke manapun dan memudahkan pengiriman barang ke manapun," kata Jokowi.
Dalam kesempatan ini Kepala Negara juga memuji bandara tersebut karena memiliki potensi wisata.
"(Bandara Syukuran Aminuddin Amir) ini satu bandara yang saya lihat paling cantik, paling indah, di dekat laut tapi di dekatnya juga ada bukit yang tinggi dan gunung," katanya.
Menurut Jokowi, fungsi bandara berbeda-beda tergantung dengan kebutuhannya. Dengan demikian, fungsi infrastruktur yang dibangun bermacam-macam dan bukan hanya berkaitan dengan mobilitas orang, tapi juga untuk kecepatan pengiriman logistik.
"Ada beberapa bandara yang memang mempercepat dan mempermudah logistik, mobilitas barang, mobilitas orang, tapi juga ada bandara-bandara yang tadi kita buka untuk pariwisata, kemudian ada juga bandara yang tadi pak bupati menyampaikan untuk pengiriman kargo seperti ikan, jadi ikan lebuh cepat sampai ke tujuan," kata Jokowi.
Untuk diketahui, lima bandara yang sekaligus diresmikan Jokowi adalah Bandara Morowali di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah; bandara Syukuran Aminuddin Amir di Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah; bandara Aroeppala Selayar di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan; bandara Lagaligo Bua di Palopo, Sulawesi Selatan; bandara Betoambaru Baubau di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara. (Antara)
Baca Juga: Diterjang Tsunami, Empat Orang Tewas Saat Liburan Keluarga di Banten
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Imigrasi Dalami Dugaan Tindak Pidana Keimigrasian 320 WNA Terduga Sindikat Judi Online Internasional