Suara.com - Keberadaan Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal Jakarta yang letaknya saling berdekatan menjadi wujud adanya toleransi antarumat beragama di Indonesia. Sebab, dua tempat ibadah itu yang berdiri di tengah-tengah Ibu Kota Jakarta itu saling membantu selama perayaaan Natal dan Hari Raya Idul Fitri.
Humas Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwadie menyampaikan, pihak gereja juga menyediakan lahan parkir untuk menampung kendaraan umat muslim yang melaksanakan salat Ied di Masjid Istiqlal. Sebaliknya, Masjid Istiqlal juga menyediakan halaman parkir bagi para jemaat yang akan menjalankan misa natal di Gereja Katedral.
"Memang kita karena letaknya berdampingan kita juga saling mendukung satu sama lain seperti halnya kalau Idul Fitri contohnya di tahun lalu yang tepat jatuhnya di hari Minggu nah gereja juga mengubah jadwal misa yang misalnya ada empat kali di pagi hari itu dikurangi," kata Humas Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwadie di Jalan Katedral, Jakarta Pusat, Senin (24/12/2018).
Susyana mengungkapkan bahwa hal tersebut menjadi wujud dari Bhinneka Tunggal Ika. Yakni meskipun berbeda keyakinan namun masyarakat mau untuk menolong sesama.
Menurutnya, Indonesia sepatutnya bangga dengan nilai-nilai toleransi antarumat beragama yang terwujud dari kebedaraan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral.
Susyana juga menjelaskan pengurus Katedral tak pernah melarang warga non Kristiani jika ingin melihat langsung kegiatan jemaaah saat beribadah di dalam gereja.
"Nah dari situ saja kita harusnya berbangga bahwa kita bisa memperlihatkan toleransi yang begitu tinggi dalam hubungan antar agama dan juga banyak juga yang datang untuk berkunjung dari komunitas-komunitas lintas agama," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Persiapan Natal, Gereja Katedral Jakarta Sediakan 5.000 Kursi Bagi Jemaat
-
Prabowo Dipastikan Rayakan Natal Bareng Keluarga Besar
-
Polisi Larang Jemaat Gereja Bawa Ransel Saat Perayaan Natal
-
Ada Kebohongan Di Balik Perayaan Natal Ala Jepang
-
Soal Poligami, Imam Besar Masjid Istiqlal: Tak Bisa Adil Cukup Satu Istri
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI
-
Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja Siapkan Kuota 23.500 Pemudik
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI