Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto meyakini Indonesia akan menjadi negara maju dalam satu generasi ke depan. Airlangga yang juga Menteri Perindustrian ini kemudian mengajak semua pihak untuk optimistis dan bertekad menjadikan Indonesia sebagai negara maju.
"Kita harus bertekad bahwa dalam satu generasi lagi, Indonesia sudah menjadi bangsa yang sepenuhnya maju," ujar Airlangga dseperti dilansir dari Antara, Rabu (26/12/2018).
Untuk mewujudkannya, Airlangga mengatakan masih banyak pekerjaan besar yang harus dikerjakan pemerintah dan dibantu masyart.
"Masih banyak kerja besar yang harus kita lakukan untuk merebut kemajuan di masa depan bagi seluruh bangsa Indonesia," kata dia.
Airlangga mengajak semua pihak berupaya sekuat mungkin agar generasi muda saat ini merayakan 100 tahun proklamasi pada Agustus 2045 dengan bangga dan penuh raya syukur. Ia yakin pada tahun itu Indonesia sudah masuk sebagai empat negara terbesar di dunia dalam ukuran skala produksi dan kemakmuran rakyat.
Sistem pendidikan terbaik, kata Airlangga, harus dibangun bagi anak-anak Indonesia. Selain itu Indonesia juga harus memajukan sektor industri, pertanian, jasa dan sebagainya. Indonesia juga harus membuka lapangan kerja, membangun perumahan rakyat, infrastruktur dan lain sebagainya.
Menurut dia, dengan menjadi negara maju, semua mimpi besar akan terwujud dan Indonesia akan menjadi sebuah negeri yang adil, makmur dan membanggakan.
"Dengan tekad seperti itulah kita menyambut datangnya tahun 2019 dengan penuh suka cita. Kita sepenuhnya yakin, bahwa dengan kerja keras bersama, tekad dan cita-cita mulia ini akan berhasil kita capai," kata Airlangga.
Baca Juga: Moderator Debat Capres - Cawapres Diputuskan 28 Desember, Ini Calonnya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
Terkini
-
Eks Wamenaker Noel Batal Minta Amnesti ke Prabowo: Nggak Mau Cengeng, Ngeri Jubir KPK Sinis
-
Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia
-
Terkuak di Sidang! Anak Immanuel Ebenezer Disebut JPU Terima Tas Batik Berisi Rp3 Miliar
-
Mensesneg Respons Usulan E-Voting Pilkada, Pemerintah Buka Kajian Digitalisasi Pemilu
-
WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable
-
Pilkada Dipilih DPRD Belum Prioritas, Mensesneg: Bukan Langkah Mundur, Cuma Wacana Parpol
-
Ketua Komisi II DPR Tegaskan Rencana Kodifikasi Batal, Fokus Hanya Revisi UU Pemilu
-
Akses PadangBukittinggi Longsor, Kementerian PU Ungkap Proyeksi saat Mudik
-
Dunia Diambang Perang Dunia III, Situasinya Kini Mirip Jelang Perang Dunia I dan II
-
Saksi di Sidang Nadiem Jelaskan Alasan Jurist Tan Jadi The Real Menteri di Kemendikbudristek