Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menjawab kritikan pengguna media sosial terkait foto yang ia uanggah saat melayat almarhum musisi Dian Permana Poetra. Fadli Zon dinilai tidak etis karena melakukan sesi foto berlatar belakang jenazah Dian PP.
Fadli menjelaskan, foto tersebut diambil setelah dirinya melakukan takziyah. Dalam foto itu Fadli terlihat berfoto bersama Ibunda almarhum, musisi Ahmad Dhani dan istri Mulan Jameela.
"Nggak etis dari mana? coba lihat dong jutaan foto ribuan foto dari mana-mana biasa saja orang takziyah masa nggak ada jenazahnya," kata Fadli di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jumat (28/12/2018).
Justru menurutnya perlakuan tidak etis ialah masyarakat yang berswafoto di lokasi bencana alam tsunami di kawasan Banten. Enggan membawa pusing hal tersebut, Fadli menilai kalau kritikan-kritikan itu hanya datang dari masyarakat yang iseng.
"Yang nggak etis itu kalau orang jalan-jalan di pantai untuk melihat (korban tsunami) itu. Harusnya untuk melihat korban itu yang namanya tidak etis," ujarnya.
"Kalau foto disitu ya etis-etis saja. Kalau nggak etis ya mungkin diliatin wajahnya mukanya apanya gitu. Orang duduk dengan itu, nggak ada keberatan juga dari keluarganya, dari ibunya. Itu kan lagi bicara dengan ibunya. Saya kira pasti itu akun-akun palsu lah," pungkasnya.
Untuk diketahui, Fadli Zon sempat mengunggah sebuah foto saat dirinya melayat almarhum musisi Dian Pramana Poetra di kediamannnya pada 28 Desember 2018 di akun Twitter pribadinya @fadlizon.
Foto tersebut diberikan keterangan oleh Fadli 'Takziyah alm Dian Pramana Poetra, bersama Ibunda alm, Ahmad Dhani n Mulan. Semoga almarhum diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT'.
Namun, banyak dari pengguna media sosial Twitter yang malah melayangkan protes kepada Fadli.
Baca Juga: Diperkosa 4 Kali oleh Bos, Eks Karyawan BPJS Bakal Lapor Polisi
Salah satunya warganet pemilik akun @Atlyko yang menyarankan Fadli untuk lebih baik memberikan penghormatan kepada almarhum ketimbang mengunggah foto seperti itu.
"Eksis dengan jenazah aja, bangga lu Zonk ? Harus memberi penghormatan yang terbaik, bukan diajak eksis ..", tulis @Atlyko.
Berita Terkait
-
Band Wali Kena Pungli Rp 14 Juta saat Pulangkan Jenazah Aa Jimmy Sekeluarga
-
Muncul Kabar Korban Tsunami Banten Demi Bantuan Dipaksa Pindah Agama
-
Pungli Mayat Korban Tsunami Istri Aa Jimmy di RS Serang Terekam Video
-
Ditinggal Penduduk, Desa Sumberjaya Pascatsunami Bak Kota Mati
-
Update Tsunami Selat Sunda: 23 Hilang, 7.202 Luka, 40.386 Orang Mengungsi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa