Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melaporkan terkait adanya berita bohong atau hoaks ke Bareskrim Mabes Polri. Tjahjo menyebut hoaks telah merusak demokrasi.
Berdasarkan pantauan Suara.com, Tjahjo tiba di gedung Bareskrim dengan mengenakan kemeja dan celana hitam sekitar pukul 10.50 WIB. Setibanya di lokasi, Tjahjo hanya bicara bahwa maksud kedatangannya untuk melaporkan terkait berita hoaks yang berkembang belakangan ini.
"Mau mengadukan berita (hoaks) yang merusak demokrasi kita," ujar Tjahjo di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (3/1/2019).
Ketika ditanyakan lebih lanjut apakah laporan tersebut berkaitan dengan hoaks tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Tjahjo hanya diam dan bergegas menasuki Gedung Bareskrim Mabes Polri.
Sebagaimana diketahui, telah beredar sebuah rekaman suara laki-laki yang beredar di WhatsApp. Dalam rekaman itu, si lelaki tersebut memberi info telah menemukan 70 juta surat suara yang sudah dicoblos pada gambar pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin.
Dalam rekaman itu juga menyebutkan kalau surat suara dikirim dari Cina dan sudah disita TNI AL.
Politisi Demokrat Andi Arief sempat menggegerkan warganet Twitter lantaran cuitannya yang memberikan kabar kalau ada tujuh kontainer mengangkut surat-surat yang telah dicoblos pada bagian gambar Jokowi-Maruf Amin. Tujuh kontainer itu berlabuh di dermaga Tanjung Priok.
"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya. Karena kabar ini sudah beredar," tulis Andi pada akun Twitternya @AndiArief_ pada Rabu (2/1/2018). Namun tak berselang lama, cuitan itu dihapus setelah diketahui bahwa kabar tersebut ternyata hoaks.
Baca Juga: Andi Arief: Hasto, Sekjen PDIP Buta Huruf
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura