Suara.com - Polda Kepulauan Riau masih menangani kasus dugaan pembunuhan gadis cantik bernama Chyntia (17). Perempuan muda itu tiga tahun lalu ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di selokan Hotel Vista.
Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Kepri, AKBP Ari Darmanto mengatakan pihaknya akan mendatangkan ahli sketsa wajah dari Yogyakarta untuk mengungkap kasus pembunuhan Chyntia.
Ari tak menampik jika saat ini ada satu nama yang erat kaitannya dengan kasus pembunuhan Chyntia.
"Ada record (rekaman) percakapan di saat sebelum peristiwa terjadi dan saat ini masih dibuntuti tersangka," ujarnya.
Dengan mendatangkan ahli sketsa wajah terduga pelaku, maka kasus pembunuhan ini tinggal menunggu waktunya untuk diungkap ke publik.
"Bakal kita dapatkan segera pelakunya dan sudah kita ikuti sejak kecurigaan yang ada dilidik dalam kasus ini dan minggu depan akan kita ekspos," pungkasnya.
Untuk diketahui, hasil visum yang dilakukan Dokter Forensik Polda Kepri, Kompol Faisal terhadap jasad gadis cantik bernama Chyntia menyatakan korban tewas karena luka tusukan berkali-kali.
Chyntia tewas dengan luka di leher, di selokan (parit) di tepi jalan Sei. Ladih, Lubukbaja, Kota Batam, pada Sabtu (8/8/2015) sekira pukul 09.00 WIB. (batamnews.co.id)
Baca Juga: Dikecam Pecinta Hewan, Anies Minta Razia Kucing dan Anjing Ditunda
Berita Terkait
-
Nurhayati Tewas Mengenaskan 10 Kali Ditusuk Setelah Ludahi Pemuja Rahasia
-
10 Kali Tusuk Nurayati, Eks Satpam Green Pramuka Terancam 15 Tahun Penjara
-
Serikat Buruh Migran Kawal Kasus Pembunuhan TKW Indramayu di Singapura
-
Mengerikan, Begini Kronologi Bayi Dikubur Hidup-hidup di Sidoarjo
-
Punggungi dan Asyik Main Ponsel, Istri Tewas Dicekik Suami di Ranjang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bukan Hanya Hutan, Blue Carbon Jadi Kunci Baru Redam Krisis Iklim: Seberapa Efektif?
-
Senat AS Menolak Lagi! Upaya Rem Kewenangan Perang Donald Trump ke Iran Kandas
-
Napi Korupsi Ngopi di Kendari Viral, Ini 7 Fakta Supriadi Eks Syahbandar Kolaka
-
Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!