Suara.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa meniru cara pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam menertibkan penggunaan kendaraan pribadi bagi Pegawai Negeri Sipil di Pemprov DKI. Sehingga, kata dia para PNS dapat beralih ke transportasi umum.
Politisi PDIP ini mengatakan, ia mengapresiasi upaya Anies yang hendak menaikkan tarif parkir. Namun, kenaikan tarif parkir harus lebih ditekankan kepada PNS agar bisa memberikan contoh ke warga Jakarta untuk beralih ke transportasi umum.
"Kalau pak gubernur menaikkan tarif parkir untuk PNS saya apresiasi. Pas zamannya Pak Ahok itu terjadi, PNS itu diwajibkan menggunakan kendaraan umum," kata Ida saat dihubungi, Selasa (8/1/2019).
Pada era kepemimpinan Ahok terdahulu, kebijakan larangan bagi PNS menggunakan kendaraan pribadi dipantau secara ketat. Para PNS 'dipaksa' beralih ke moda transportasi umum dengan dikeluarkannya Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 150 tahun 2013 tentang Penggunaan Kendaraan Umum bagi Pejabat dan Pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Ida pun meminta agar Anies segera mengimplementasikan cara-cara kepemimpinan Ahok dalam membatasi penggunaan kendaraan pribadi di lingkungan PNS DKI Jakarta. Ia menargetkan paling lambat Februari sudah mulai beroperasi.
"Kalau memang janjinya Januari ya sesegera mungkin lah. Paling lambat februari biar PNS menjadi contoh dan pelopor," ungkap Ida.
Sebelumnya, Anies mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan kajian komprehensif mengenai kenaikan tarif parkir. Hingga kini, Pemprov DKI masih belum merumuskan besaran kenaikan tarif parkir yang akan diberlakukan.
Berita Terkait
-
Dianggap Lazim, Anies: Fenemona Busa Terjadi di Seluruh Kali di Indonesia
-
Gagal Jadi Panutan PNS, DPRD DKI: Gubernur Sekarang Suka ke Luar Negeri
-
Sampah Malam Tahun Baru Capai 327 Ton, Anies: Tak Sampai Separuh Tahun Lalu
-
Usul ke Pemprov DKI, DTKJ Minta Sepeda Motor Kena Ganjil Genap
-
Menyamar Jadi Wanita, Pria Ini Diduga Lakukan Pelecehan di Gerbong Kereta
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'