Suara.com - Seorang tukang parkir berinisial FM (29) diamankan Buser Polsek Sawangan, Depok, Jawa Barat. FM dicokok polisi karena diduga sebagai pengedar sabu di Depok.
FM diamankan di daerah Perumahan Grand Depok City (GDC), Jalan Boulevard, Pancoran Mas, Kota Depok, Rabu (9/1) dini hari. Pelaku diamankan ketika transaksi dengan anggota Polsek Sawangan yang menyamar menjadi pembeli.
Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo mengatakan, pelaku diamankan karena mengedarkan narkoba jenis sabu sambil berpura-pura menjadi tukar parkir di daerah Pancoranmas.
"Petugas menyita dua paket sabu dari tangan pelaku," ucap Suparsetyo, Rabu (9/1/2019).
Suparsetyo menerangkan, pelaku sudah menjadi sasaran Polsek Sawangan. Barang bukti yang berhasil disita dua paket sabu dengan berat masing-masing satu plastik klip bening dengan berat 0,42 gram dan satu klip plastik bening berat 0,08 diduga sabu.
Lebih jauh, pelaku menjual paketan sabu seharga Rp 200 ribu dengan keuntungan Rp 50 ribu.
"Keuntungan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.
Pelaku dikenakan UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman Pasal 114 ayat 1 jo Pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 131 dengan ancaman diatas 10 tahun penjara.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Bom Rumah Pimpinan KPK, Antasari: Saya Pikir Penjarakan Saya, Teror Selesai
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang