Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno akan membuat Kementerian Bencana jika menang Pemilu 2019. Sandiaga mengatakan, kementerian tersebut nantinya akan menangani sejumlah bencana di Indonesia.
Sandiaga beserta Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto merencanakan adanya Kementerian Bencana. Kementerian tersebut merupakan hasil integrasi badan-badan yang selama ini fokus dalam penanganan bencana.
"Kementrian bencana ini integrasikan beberapa badan yang selama ini poksinya ada, tapi belum terkoordinasi dengan baik. Jadi salah satu bencana yang kita hadapi di daerah urban seperti ini adalah daerah kebakaran," kata Sandiaga usai meninjau lokasi kebakaran di kawasan padat penduduk, Tambora Raya, Jakarta Barat, Kamis (10/1/2018).
Berbicara soal penanganan pasca kebakaran, Sandiaga mengatakan harus adanya penataan ulang terutama bagi kawasan-kawasan yang padat penduduk. Konsep tersebut pernah dicoba Sandiaga saat masih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.
"Sudah ada beberapa konsep di Bukit Duri dan di Jakut (Jakarta Utara). Waktu itu Pak Lulung ikut, pak Anies berinteraksi dengan warga. sehingga warga menjadi bagian dalam pembenahan itu bukan hanya pemerintah dari warga juga menjadi lokomotifnya dan ini merupakan kemauan warga," ujarnya.
Mantan Wagub DKI Jakarta ini kemudian menyinggung belum tertata baik instalasi listrik di jalan-jalan, khususnya di tengah-tengah kawasan padat penduduk. Menurutnya hal tersebut bukan hanya menjadi tugas pemerintah melainkan juga tugas warga.
"Di sinikan rentan kabel-kabel ini yang harus di tata bersama dan ini tugasnya bukannya pemerintah tapi warga masyarakat, kolaborasi," pungkasnya.
Untuk diketahui, kebakaran di Tambora Raya, Jakarta Barat, terjadi pada Kamis, 3 Januari 2019 pukul 16.24 WIB. Kebakarn menghanguskan rumah hingga 3 RT, yakni RT 04, 05 dan 07. Diduga penyebab kebakaran berasal dari konsleting.
Kebakaran itu menghabiskan 30 rumah dan 180 warga kehilangan rumahnya. Kini para korban yang telah kehilangan rumahnya harus mengungsi di halaman Kantor Kelurahan dan Gereja Kristen Jakarta.
Baca Juga: Polisi Pamerkan Sekotak Kondom dan Celana Dalam Ungu Vanessa Angel
Berita Terkait
-
Korban Kebakaran Tambora Menangis Sambil Memeluk Sandiaga
-
Tinjau Lokasi Kebakaran di Tambora, Sandiaga Disambut Pekik Takbir
-
Dijenguk Para Politisi, Ustadz Arifin Ilham Berharap Bisa Satukan Perbedaan
-
Jika Terpilih, Sandiaga Fokus Bangun Infrastruktur Pertanian dan Pedesaan
-
Kubunya Terseret Skandal Hoaks Surat Suara Tercoblos, Sandiaga Santai
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis