Suara.com - Ada yang unik saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau program nasabah Permodaan Nasional Madani Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) di Lapangan Sepakbola, Gongseng, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1/2019).
Jokowi sempat terlihat mendatangi para pedagang yang menjadi nasabah PNM Mekaar. Bahkan, Jokowi menyempatkan membeli beberapa jajanan, salah satunya adalah cireng (aci digoreng).
Berdasarkan pantauan Suara.com. Jokowi lalu mengeluarkan uang Rp 50 ribu untuk membeli jajanan jalanan pasar. Dengan uang tersebut, Jokowi mendapatkan 20 cireng tusuk.
Jokowi mengaku sengaja membeli jajanan tersebut untuk diberikan kepada sang istri, Iriana Jokowi. Bahkan, dia mengaku kerap membelikan jajanan untuk para pengawalnya termasuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Istana.
"Buat dimakan. Keluarga kita kan sendiri besar sekali. Kalau saya kan hanya berdua tapi paspampresnya kan di rumah ada 90 orang," kata dia.
Tak hanya itu, Jokowi berpesan kepada para pedagang tersebut untuk tertib dalam mengangsur dan mengikuti tren makanan yang sedang digandrungi masyarakat.
"Ya disiplin waktu mengangsur disiplin, kualitas. Kecil-kecil begini harus mengikuti tren pasar. Jangan sampai apa itu dulu yang jualan di rumah kalau agak gede bisa memiliki warung. Yang memiliki warung bisa memiliki toko. Tahapan-tahapan itu masih lebih gede, lebih gede. Tapi itu nggak mudah. Naik turun dalam usaha itu biasa. Bangkrut dalam usaha juga biasa, tapi jangan sampai," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina