Suara.com - Calon Presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan tertutup dengan sembilan Ketua Umum Partai Politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang mengusung Jokowi - Ma'ruf di Pilpres 2019. Jokowi mengklaim kalau pertemuan tersebut tidak membahas ihwal persiapan debat.
Hal itu disampaikan Jokowi usai menggelar pertemuan tertutup dengan sembilan Ketum Partai Politik KIK di Rumah Makan Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019) malam.
"Enggak ada (persiapan debat), enggak ada. Debat aja pakai latihan," tutur Jokowi.
Terkait hal itu, Jokowi menuturkan bahwasanya pertemuan tersebut hanyalah pertemuan rutin dengan seluruh Ketum Partai Politik KIK. Adapun, kata Jokowi pertemuan itu dimaksudkan untuk mengevaluasi pekerjaan yang telah dilakukan di masa pemerintahannya dan apa yang akan dilakukan bila dirinya kembali terpilih di Pilpres 2019.
"Ya ini pertemuan rutin dalam rangka evaluasi pekerjaan-pekerjaan yang telah kita lakukan dengan semua ketua-ketua partai Koalisi Indonesia Kerja, dan ke depan apa yang kita lakukan. Ya, bicara yang ringan-ringan. Banyak makananya, bicaranya sedikit," imbuhnya.
Sebelumnya, Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin M. Romahurmuziy mengungkapkan pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum Partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) membahas persoalan bangsa. Romy juga mengatakan pertemuan tersebut sekaligus membahas ihwal persiapan debat Capres-Cawapres 17 Januari mendatang.
"Kita membahas sejumlah persoalan bangsa, terutama upaya untuk lebih mempercepat peningkatan kesejahteraan rakyat. Persiapan debat pertama juga dibahas," kata Romy saat dihubungi wartawan, Selasa (15/1/2019) malam.
Adapun sembilan Ketum Partai Politik KIK yang hadir di antaranya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.
Selanjutnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Umum PSI Grace Natalie.
Baca Juga: Belum Dapat Surat, Bawaslu Enggan Komentari Rencana Aksi Putihkan Jakarta
Selain Ketua Umum Partai Politik KIK, juga turut hadir Ketua TKN Jokowi - Ma'ruf Amin Erick Thohir dan delapan Sekjen Partai Politik KIK.
Berita Terkait
-
Bertemu Elite Partai Koalisi Jelang Debat, Ini yang Dibahas Jokowi
-
Endus Pelanggaran Pidato Visi Misi Capres, Bawaslu Terkendala KPU
-
Jelang Debat, Jokowi Ngopi Bareng Elite Partai Koalisi dan Megawati
-
Mensos Temui Jokowi di Istana Bahas Debat Pilpres 2019
-
Sebut Jokowi Bohong soal Asal SMA, Cewek Ini Rela Mati dan Masuk Neraka
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Giliran Ojol Jadi Korban Jalan Berlubang di Grogol, Pramono Anung Hingga Bina Marga Minta Maaf
-
Teguran Keras Jaksa Agung: Stop Euforia Mewah di Ulang Tahun Badan Pemulihan Aset Kejaksaan!
-
KCIC Gandeng Trip.com, Tiket Whoosh Kini Bisa Dipesan Secara Global
-
Pilot-Kopilot Smart Air Tewas Ditembak KKB di Papua, KSAD Jenderal Maruli Tunggu Perintah Mabes TNI
-
Detik-detik Penangkapan 2 Warga Citayam Pencuri Kabel Kereta Api Bertegangan Tinggi
-
Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Pertaruhan Berbahaya, Amnesty Desak Tinjau Ulang
-
AS Siapkan Kirim Kapal Induk Kedua ke Wilayah Iran di Tengah Ancaman Perang
-
Dari Sindiran 'Cerdas' ke Foto Damai, Ini 6 Fakta Perselisihan Menkeu Purbaya dan Menteri KKP
-
IPK Indonesia Anjlok ke Skor 34, Hasbiallah Ilyas: Alarm Keras, KPK Harus Evaluasi Total
-
Meluruhkan Debu, Merajut Toleransi: Harmoni Lintas Iman di Kelenteng Fuk Ling Miau Yogyakarta