Suara.com - Pesawat Ethiopian Cargo dipaksa mendarat oleh dua jet tempur F-16 Fighting Falcon milik TNI Angkatan Udara. Hingga kini, pesawat asing tersebut masih ditahan di Bandara Hang Nadim Batam.
Kepala Imigrasi Kelas I Batam Luki Agung Binarto menyebutkan, penyidikan dilakukan oleh petugas penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Kementerian Perhubungan.
"Kita sedang menunggu hasil pemeriksaan dari Kementerian Perhubungan yang diserahkan dari Pangkalan Udara (Danlanud) Raja Haji Fisabilillah (Rhf)," kata Luki seperti dikutip dari Batamnews.co.id, Selasa (15/1/2019).
Dalam ranah keimigrasian, pihaknya baru mengambil tindakan jika hasil pemeriksaan sudah diketahui. Sejauh ini, tim Pengawas dan Penindakan Imigrasi (Wasdakim) Batam masih menunggu hasil pemeriksaan itu.
Sementara itu, manajemen Ethiopian Airlines berdalih hukum internasional membenarkan penerbangan transit tanpa izin negara tuan rumah.
Dilansir Deutsche Welle, maskapai pemerintah Ethiopia itu menyatakan, pilot tidak melanggar ketentuan ketika memasuki ruang udara Indonesia.
"Pesawat melintasi wilayah Indonesia sesuai dengan artikel 5 ICAO Chicago Convention menyangkut penerbangan tak terjadwal bisa melintasi ruang udara negara sahabat tanpa izin," begitu bunyi jawaban tertulis maskapai kepada Reuters.
Pasal kelima Konvensi Penerbangan Sipil Internasional di Chicago memang mengizinkan pesawat asing melintasi ruang udara negara mitra. Namun juga memberikan wewenang pada tuan rumah untuk meminta pesawat agar mendarat.
Berikut nama dari enam kru pesawat Ethiopian Cargo ETH3728:
Baca Juga: Gudang Narkoba di Puri Park View Edarkan Obat-obatan ke 30 Daerah
1. Fitsum Seleshi Belachew, paspor Ethiopia (ko pilot)
2. Teklu Melese Zurgi, paspor Ethiopia (teknisi mesin)
3. Tekalign Serbesa Dabi, paspor Ethiopia (ko pilot)
4. Abraham Melese Tegegne, paspor Ethiopia (teknisi mesin)
5. John Richard Bexfield, paspor Kanada (pilot)
6. Abebe Bizuneh, paspor Ethiopia (pilot)
Berita Terkait
-
Detik-detik 2 Jet Tempur TNI Paksa Pesawat Ethopian Cargo Mendarat di Batam
-
Diturunkan Paksa TNI AU, Pesawat Ethiopian Airlines Masih Ditahan
-
Aksi Heroik Jet Tempur TNI AU Paksa Pesawat Ethiopia Mendarat
-
Ditolak di Riau, Neno Warisman ke Batam Resmikan Relawan Ganti Presiden
-
Ikan Raksasanya Mati, Pemilik Ramal Akan Ada Peristiwa Besar di Batam
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam